https://goo.gl/forms/flJvOMHDMjIscD1s1
All With Bunda *Na*Ra (Kalian ada karena Aku ada!) Bunda selalu di hati dan menemani
Showing posts with label Soal-Soal. Show all posts
Showing posts with label Soal-Soal. Show all posts
Friday, September 22, 2017
Wednesday, February 22, 2017
SOAL UJIAN AKHIR NASIONAL BAHASA INDONESIA SMA
Semangat semua siswa kelas XII yang akan menempuh ujian nasional.
Soal-soal ini semoga bermanfaat yah!
Sunday, January 8, 2017
UJIAN AKHIR SEMESTER STIKES MITRA KELUARGA
Tak terasa 6 bulan sudah kita bersama. Banyak kenanganselama perkuliahan berlangsung. Mohon tulis kesandan pesan untuk saya yah agar dapat introspeksi diri supaya kedepan dalam memberikan perkuliahan dapat lebih baik lagi.berikut soal ujian akhir semester yang dapat dipelajari. Anda dapat mempelajari SOAL-SOAL UAS semoga sukses yah tetap semangat.
Tuesday, November 15, 2016
Bahasa Indonesia Untuk Perguruan Tinggi
Sudah memasuki akhir tahun dan itu tandanya satu semester akan berakhir. Kali ini saya sharing soal-soal yang saya ujikan untuk mahasiswa saya. Kalau biasanya di POLIMEDIA saya dibiasakan untuk membuat soal essay tertutup, kali ini tempat mengajar saya pindah ke sebuah perguruan tinggi yang melahirkan para perawat kesehatan. Mari Unduh materi dalam bentuk ppt dan soal UTS maupun UAS berikut:
1. soal UTS
Selamat belajar!
PREDIKSI SOAL UJIAN NASIONAL SMA/SMK BAHASA INDONESIA KURIKULUM 2013
Semoga Soal yang ada dapat membantu para siswa yang akan menyambut Ujian Nasional dengan sukacita. Semangat dan Percaya Diri. INtegritas Terpuji.
Wednesday, September 25, 2013
APRESIASI SASTRA
Mari belajar menganalisis dan Mengapresiasi sastra
1. Baca dan cermati hikayat diberikut ini !
Hikayat Bakhtiar
Mari belajar menganalisis dan Mengapresiasi sastra
1. Baca dan cermati hikayat diberikut ini !
Hikayat Bakhtiar
Ada seorang raja, terlalu besar kerajaannya dari segala raja-raja. Syahdan maka baginda pun beranak dua orang laki-laki, terlalu amat baik parasnya, gilang gemilang dan sikapnya pun sederhana. Hatta maka berapa lamanya, dengan kodrat Allah, subhanahu wa ta'ala, maka baginda pun hilanglah, kembali ke rahmatu'llah. Arkian maka anakda baginda pun tinggallah dua bersaudara. Setelah demikian, maka mufakatlah segala menteri dan hulubalang dan orang kaya-kaya dan orang besar-besar menjadikan anak raja, menggantikan ayahanda baginda. Setelah sudah naik di atas tahta kerajaan dan berapa lamanya, maka berpikirlah saudaranya,katanya: "Jikalau kiranya saudaraku ini kubiarkan menjadi raja, bahwasanya aku ini tiadalah menjadi raja selama-lamanya. Maka baiklah aku menyuruh memanggil segala perdana menteri dan hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya-kaya sekaliannya." Setelah berhimpunlah segala menteri dan hulubalang, rakyat hina dina sekaliannya, maka baginda pun bertitah: "Hai, segala menteri dan hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya dan tuan-tuan sekaliannya, pada bicaraku ini, jikalau kakanda selama-lamanya menjadi raja di dalam negeri ini, bahwa aku pun tiadalah menjadi raja selamalamanya, melainkan marilah, kita langgar dan kita keluarkan akan kakanda, supaya negeri itu terserah kepadaku".
Setelah demikian sembah mereka sekalian itu, maka baginda pun berpikirlah di dalam hatinya, katanya: "Benarlah seperti kata menteri sekalian ini dan siapakah lagi kudengarkan katanya?" Setelah sudah berkata demikian di dalam hatinya, maka baginda pun masuklah ke dalam istananya. Maka sekalian mereka itu pun masing- masing pulang ke rumahnya. Hatta maka berapa lamanya, maka kedengaranlah kepada baginda tuan wartanya itu. Maka ia pun berpikirlah di dalam hatinya: "Tiada berkenan rupanya saudaraku ini akan daku. Jikalau ia hendak jadi raja, masakan dilarangkan dia, niscaya akulah, yang merayakan dia. Tetapi apakah akan daya aku ini. Jikalau demikian, baiklah aku pergi membuangkan diriku barang ke mana membawa untungku ini." Setelah sudah ia berpikir demikian itu, seketika maka hari pun malamlah. Maka baginda pun sembahyanglah. Setelah sudah, maka ia pun lalulah masuk ke dalam tempat peraduan hampir isterinya, seraya bertitah kepada isterinya: "Hai, adinda, adapun akan hamba ini sangatlah bencinya saudara hamba akan hamba. Maka oleh karena itu, maka hamba hendak pergi membuangkan diri barang di mana ditakdirkan Allah ta'ala. Maka tinggallah tuan hamba baik-baik memeliharakan diri tuan-hamba". Maka bercucuranlah air mata baginda. Kelakian maka sahut isterinya: "Mengapatah maka kakanda berkata demikian itu?" Maka titah istrinya: "Adalah hamba ini mendengar kabar bahwa saudara hamba itu memanggil segala menteri, hulubalang dan orang besar-besar dan orang kaya, diajaknya mufakat melanggar kakanda ini, karena ia hendak menjadi raja di dalam negeri ini. Maka itulah sebabnya, maka hamba hendak membuangkan diri barang ke mana. Maka tinggallah tuan baik-baik". Setelah isterinya mendengar kata suaminya demikian itu, maka isterinya pun segeralah bangun menyembah kaki baginda, serta dengan air matanya bercucuran, serta katanya: "Walau ke langit pun kakanda pergi, adinda ikut juga." Setelah demikian, maka titah baginda: "Segeralah adinda berkemas-kemas, pagi-pagi esok hari kita berjalan barang ke mana dikehendaki Allah ta’ala, kita pergi membawa untung kita. Tetapi akan tuan jangan menyesal kelak." Maka sahut tuan puteri itu: "Jangankan demikian, jika kalau kelautan api sekalipun, hamba pergi juga, lamun dengan kakanda." Syahdan maka kedua suami isteri itu pun berkemas-kemaslah. Setelah hari siang, maka keduanya pun berjalanlah, seraya menyerahkan dirinya kepada Allah, subhanahu wa ta'ala, keluar negeri, masuk hutan, masuk padang, terbit padang, masuk rimba belantara, terbit rimba belentara. Hatta maka berapa lamanya baginda dua suami isteri itu berjalan, maka ia pun sampailah kepada suatu padang yang luas. Maka baginda dua suami isteri pun berhentilah di sana. Adapun tatkala baginda dua suami isteri berjalan itu, bahwa isterinya itu telah hamil delapan bulan. Kelakian maka genaplah bulannya itu. Maka pada ketika yang baik dan hari yang baik maka tuan puteripun hendaklah bersalin, maka katanya: "Aduh, kakanda, lemahlah rasanya segala tulang sendi hamba ini, kalau-kalau genaplah gerangan bulannya hamil hamba ini." Hatta baginda pun berdebarlah hatinya mendengar kata isterinya Itu. Seraya disambutnya isterinya, maka katanya: "Allah, subhanahu wa ta'ala juga, yang amat menolong akan hambanya itu!" Maka dengan kodrat Allah, subhanahu wa ta'ala, maka seketika Itu juga berputeralah tuan puteri itu seorang laki-laki dengan indahnja juga. Sebermula adapun anaknya itu terlalu amat baiknya dan gilang gemilang warna mukanya dantiadalah dapat ditentang nyata lagi. Sumber : Bunga Rampai Melayu Kuno, 1952 (dengan penyesuaian ejaan)
1. Apakah isi Hikayat Bakhtiar tersebut?
2. Ubahlah hikayat tersebut ke dalam bentuk cerpen.
Baca dan cermati teks drama berikut!, kemudian ubahlah ke dalam bentuk cerpen!
Sobrat Bagian Enam Di bukit kemilau.
Terdengar suara kentungan dibunyikan sebagai tanda para kuli penambang emas mulai bekerja. Tampak masuk para kuli penuh semangat. Mereka bertelanjang dada. Mandor Bokop : (teriak) Kalian antre yang tertib! Sudah ambil duit, ambil blincong dari bakul! (kepada Mandor Burik) Panggil satu-satu!
Mandor Burik : (memanggil) Samolo! Sentono! Kartijo! Kardun! Marjun! Duweng! Kamran! Sobrat! Doyong! Sadang! Epeng! Damirin! (memanggil terus) Semua kuli telah memegang blincong dan bakul Mandor Bokop : (teriak) Dengarkan semua! Aku Mandor Bokop, penjaga Bukit Kemilau. Bukit Kemilau ini milik Tuan Balar. Kalian beruntung menjadi pekerjanya. Nanti kalian masuk kawasan Bukit Kemilau! Tetapi, jangan terlalu jauh sebab ke selatan masih ada Hutan Burun yang masih perawan. Banyak binatang buas, babi hutan, dan harimau! Juga, banyak rawa berlintah! Lintahnya sebesar ibu jari! Ngerti?
Para Kuli : (serentak) Ngerti!
Mandor Bokop : (kepada Mandor Burik) Kamu jaga mereka. Aku mau tidur! (berbisik) Tadi malam aku berjudi sampai pagi!
Mandor Burik : (teriak) Jangan berhenti sebelum kentungan bunyi! Para kuli menyanyikan semboyan mereka.
Para Kuli : (serempak) Sekali kerja, tetap kerja. Biji emas di mana-mana! Namun, Doyong tampak meringis-ringis. Ia menepi, ia dibentak Mandor Burik.
Mandor Burik : (membentak) Hei! Kembali ke tempatmu! Kuli! Apa kamu tuli? Kembali ke tempatmu! Doyong : Sebentar, istirahat!
Mandor Burik : Apa? Istirahat? Enak saja kamu, apa kamu sudah lupa perintah Mandor Bokop, heh? Jangan berhenti sebelum kentungan bunyi!
Doyong : Sebentar saja, Mandor! Mandor Burik : (menendang Doyong) Enak saja sebentar-sebentar! Cepat kerja, kuli!Sobrat melihat kelakuan kasar Mandor Burik terhadap kawan sekampungnya. Ia memburu mendekat.
Sobrat : Mandor, jangan ditendang-tendang begitu! Dia kawanku, Mandor! (mendekati Doyong) Kamu tidak apa-apa, Yong?
Doyong : Agak mulas, mana aku agak mencret. Mandor sialan!
Mandor Burik : Apa kamu bilang?
Doyong : Dia dengar, Brat!
Mandor Burik : Ayo, kembali kerja! Orang lain juga kerja!
Sobrat : Dia sakit perut, Mandor. Dia agak mencret
Mandor Burik : Alah, alasan saja! Dasar pemalas!
Doyong : Saya sakit perut, Mandor! Mandor burik : Kembali kerja, atau kulecut dengan cambuk ini! (mengeluarkan cambuk dan hendak mengayunkannya)
Sobrat : Jangan, Mandor! Biarkan saja dulu, Mandor. Apa Mandor tidak pernah sakit perut?
Mandor Burik : Apa kamu bilang? (melecut) Jangan bilang begitu! Di kampungmu kamu bisa bilang apa saja, tetapi di sini lain.... Ini tanah Bukit Kemilau dan aku penjaganya! Kembali ke tempatmu, kuli!
Sobrat : Tidak mau!
Mandor Burik : (marah) Itu bukan kata yang pantas, kuli kontrak. Mampus kamu! (melecut) SOBRAT MENCOBA MELAWAN
Sobrat : Kita bertarung secara jantan, Mandor! Mandor Burik : Apa kamu bilang? Sobrat : Kita bertarung secara jantan, Mandor!
Mandor Burik : Boleh saja... apa maumu? Sobrat : Beri aku cambuk! Mandor Burik : Enak saja! rasakan! (melecutkan cambuk)
Doyong : (berteriak) Sobrat sama Mandor berkelahi!!! Mandor burik dan sobrat berkelahi. Kuli-kuli berkumpul, melingkar, sambil menyanyikan semboyan. Awalnya, Mandor Burik berjaya dengan cambuknya. Namun, cambuknya berhasil direbut Sobrat. Dengan satu kali ayunan dan pitingan, Mandor Burik tak berkutik. Tiba-tiba terdengar suara tembakan. Pause (Tukang warung memandang tajam)
Tukang warung : Apakah kau tidak gembira, (Ibu pergi ke kursi dan berkata). Ibu : Ia berteriak "ibu" (lalu duduk)
Tukang Warung : Tentu dia akan berbuat sesuatu. Ayah : (jalan, tiba-tiba) Sesuatu telah terjadi. (Ibu tiba-tiba berteriak)
Gadis : Berhenti, Ibu! T
ukang Warung : Ada apa ini, apa yang telah kalian lakukan? (tukang warung dan anaknya mundur)? Kenapa kau memandang seperti itu? Apakah dia tidak menceritakan bahwa dia anakmu?
Gadis : Tidak.
Tukang Warung : Apa yang telah kalian lakukan? Di mana dia sekarang?
Ayah : Jangan ada suara! (pause)
Ibu : Dia berteriak "ibu". Kau terus saja memukulnya!
Tukang Warung : Apa yang kalian telah lakukan? Kalian telah .... (tukang warung memandang, terus mundur mau pergi)
Anak : (melihat Gadis) Lihat di tangannya, Ayah! Tukang Warung : Kau telah ... (lari) Gadis : Berhenti. Ibu! Ayah : Tenang-tenang, jangan ribut. (jatuh)
Gadis : Mereka akan memasukkan saya dalam penjara.
Sumber: Buku drama Orang Asing, judul asli Irthunia, karya Rupert Brook, disadur oleh D. Djajakusuma
3. Jelaskan watak-watak tokoh berdasarkan dialog yang diucapkan setiap tokoh.
4. Tuliskan hubungan latar dengan watak para tokoh dalam penggalan drama tersebut
Bacalah penggalan drama berikut.
Adun : "Betul Lin. Aku masih punya orang tua dan adik-adik. Namun, aku pun ikut merasakan kesedihanmu dan satu hal itu aku tidak setuju, jangan menganggap pamanmu sebagai orang yang tidak adil."
Tini : "Ah ... bohong. Aku memang menumpang di rumah paman. Aku tak punya orang tua. Aku merasa selalu disakiti karena pamanku membedakan perlakuan kepadaku dan kepada anaknya. Kalau ada masalah antara aku dan Mila, anak pamanku itu, selalu dia yang dimenangkan paman ..."
Nita : "Tenanglah, Tin. Aku merasakan kesedihanmu. Aku tahu, kamu terlalu menuruti perasaanmu. Belum tentu pamanmu seperti yang kamu duga karena kesedihanmu, engkau membayangkan yang tidak-tidak." Andri : "Benar, Tin, kamu harus bersabar."
a. Ungkapan kekecewaan diungkapkan oleh tokoh …. ......
b. Jelaskan dengan kalimat pendukung!
Bacalah petikan novel berikut.
Si Jamin terpelanting ke sisi jalan trem, kepalanya berlumuran darah. Beberapa orang yang menaruh kasihan mengangkat Si Jamin akan dibawa ke rumah sakit miskin di Glodok. Anak itu pingsan. Polisi cepat memeriksa asal mula kecelakaan itu. Nomor trem dan nama-nama pegawai yang mengemudikan dicatat. Setelah itu trem meneruskan perjalanannya. Orang banyak pun bubar. Unsur utama yang terdapat dalam penggalan novel tersebut adalah …. Bacalah cupilkan cerpen "Setrum" berikut. Cik Ledo sukar menerima itu. Walau kadang ada teror atau ada bujukan, ia tetap tak mau menerima kenyataan rumah dan kampungnya ditenggelamkan. "Apa pun yang terjadi, aku tak akan pindah. Demi Tuhan, titik! Aku tak rela!" kata Cik Ledo pada orang-orang berseragam dinas yang menyarankannya secepatnya meninggalkan kampung untuk pindah ke tempat yang disediakan sebagai kediaman pengganti atau ke tempat yang bisa dipilih sendiri.
5. Unsur instrinsik yang menonjol dalam cerpen tersebut adalah ....
Monday, February 21, 2011
UJIAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
UJIAN PRAKTIK BAHASA INDONESIA
1. Pedoman Penskoran Ujian Praktik
2. Spesifikasi ujian praktik
3. Naskah Drama
UJIAN PRAKTIK SASTRA INDONESIA
1. Pedoman Penskoran Soal Drama
2. Spesifikasi Soal
3. Naskah Soal Praktik Drama
4. Drama Malam Jahanam
1. Pedoman Penskoran Ujian Praktik
2. Spesifikasi ujian praktik
3. Naskah Drama
UJIAN PRAKTIK SASTRA INDONESIA
1. Pedoman Penskoran Soal Drama
2. Spesifikasi Soal
3. Naskah Soal Praktik Drama
4. Drama Malam Jahanam
Thursday, February 10, 2011
Baca dan cermati kutipan karya tulis berikut !
1. Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2. Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di Perpustakaan
dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3. Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
1. Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2. Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di Perpustakaan
dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3. Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
Monday, September 27, 2010
UJIAN TENGAH SEMSTER 2010
Ujian Tengah Semester 2010 di SMA YAPPENDA berlangsung mulai tanggal 4 Oktober 2010. Untuk pelajaran Bahasa Indonesia kelas X pelajari materi berikut ini :
1. Pengalaman mengesankan
2. Pembawa acara
3. Paragraf Narasi
4. Membacakan Puisi
5. Gagasan pokok
Siswa kelas XII Bahasa pelajaran Sastra Indonesia, pelajari materi ini :
1. Arab Melayu
2. Periode Sastra
3. Drama
4. Puisi
5. Cerpen
1. Pengalaman mengesankan
2. Pembawa acara
3. Paragraf Narasi
4. Membacakan Puisi
5. Gagasan pokok
Siswa kelas XII Bahasa pelajaran Sastra Indonesia, pelajari materi ini :
1. Arab Melayu
2. Periode Sastra
3. Drama
4. Puisi
5. Cerpen
Thursday, June 17, 2010
REMEDIAL UJIAN SEMESTER KELAS XI IPA DAN IPB SEMESTER 2
Nama-nama siswa yang remedial Bahasa Indonesia kelas XI IPA
Kognitif :
1. Ario Marthin nilai 45
2. Fatimah nilai 55
3. Ibnu nilai 57
4. Tri Riski nilai 60
5. Titah nilai 61
Psikomotor
1. Aditia 2. Ana 3. Dewi Purwanti 4. Diana 5. Evi 6. Fatimah 7. Gigih 8. Ibnu
9. Khusnul 10. Nurani 11. Pian 12. Rendy 13. Siti Juhariyah 14. Titah 15. Tri Riski 16, Yola
Kelas XI IPB
Kognitif
1. Akhrafil 45 2. Bambang 56 3. Maisaroh 55 4. Meli 61 5. Resnu 62 6. Setyo 63 7. Sugiharto 46 8. Yos 43
Psikomotor
1. Akhrafil 2. Bambang 3. Erlangga 4. Maisaroh 5. Meli 6. Febri 7. Johan 8. Resnu 9. Riandika 10. Romi 11. Rusdiansyah 12. Setyo 13. Siti Karimah 14. Sugiharto 15. Yos
REMEDIAL KOGNITIF : MEMBUAT MATERI POWER POINT (PILIH SALAH SATU) SIMPAN DI CD RW. BERIKUT PERTANYAAN PG DAN HIPERLINK JAWABAN
A. KALIMAT LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG
B. KALIMAT AMBIGU
C. KATA BAKU DAN TAK BAKU
REMEDIAL PRAKTEK : MEMBUAT VIDEO PEMBACAAN SASTRA (PILI SALAH SATU) DISIMPAN DI CD RW)BERIKUT KETERANGAN PENDUKUNG MISALNYA FOTO LIPUTAN
A. PEMBACAAN PUISI BARU
B. PEMBACAAN NASKAH BERITA
3. PEMBACAAN CERITA MENGESANKAN
DATELINE PENGUMPULAN PADA HARI SELASA TANGGAL 21 JUNI 2010
Kognitif :
1. Ario Marthin nilai 45
2. Fatimah nilai 55
3. Ibnu nilai 57
4. Tri Riski nilai 60
5. Titah nilai 61
Psikomotor
1. Aditia 2. Ana 3. Dewi Purwanti 4. Diana 5. Evi 6. Fatimah 7. Gigih 8. Ibnu
9. Khusnul 10. Nurani 11. Pian 12. Rendy 13. Siti Juhariyah 14. Titah 15. Tri Riski 16, Yola
Kelas XI IPB
Kognitif
1. Akhrafil 45 2. Bambang 56 3. Maisaroh 55 4. Meli 61 5. Resnu 62 6. Setyo 63 7. Sugiharto 46 8. Yos 43
Psikomotor
1. Akhrafil 2. Bambang 3. Erlangga 4. Maisaroh 5. Meli 6. Febri 7. Johan 8. Resnu 9. Riandika 10. Romi 11. Rusdiansyah 12. Setyo 13. Siti Karimah 14. Sugiharto 15. Yos
REMEDIAL KOGNITIF : MEMBUAT MATERI POWER POINT (PILIH SALAH SATU) SIMPAN DI CD RW. BERIKUT PERTANYAAN PG DAN HIPERLINK JAWABAN
A. KALIMAT LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG
B. KALIMAT AMBIGU
C. KATA BAKU DAN TAK BAKU
REMEDIAL PRAKTEK : MEMBUAT VIDEO PEMBACAAN SASTRA (PILI SALAH SATU) DISIMPAN DI CD RW)BERIKUT KETERANGAN PENDUKUNG MISALNYA FOTO LIPUTAN
A. PEMBACAAN PUISI BARU
B. PEMBACAAN NASKAH BERITA
3. PEMBACAAN CERITA MENGESANKAN
DATELINE PENGUMPULAN PADA HARI SELASA TANGGAL 21 JUNI 2010
Tuesday, June 1, 2010
UJIAN SEMESTER KELAS XI BAHASA
Ujian semester genap di tahun 2010 ini Insyaallah akan dilaksanakan pada tanggal 7 s.d 12 Juni 2010. Harapan kami guru-guru siswa dapat belajar dan mengingat apa yang telah dipelajari selama hampir 6 bulan terakhir ini. Selamat belajar semoga sukses... CHAYO
Monday, April 19, 2010
SOAL UJIAN SEKOLAH PRAKTIK SASTRA

YAYASAN PENDIDIKAN PENGAJARAN DEWASA
SEKOLAH MENENGAH ATAS
SMA YAPPENDA
Status : Terakreditasi “A” SK.No.Ma.000098/I/2005
Jl.Swasembada Timur V/10 Jakarta Utara
SPESIFIKASI UJIAN PRAKTIK SEKOLAH
Tahun Pelajaran 2009 – 2010
Mata Pelajaran : Sastra Indonesia
Program Studi : Bahasa
Jumlah Soal : 5
Bentuk Soal : Lisan
Bentuk Penilaian : Praktik
Standar Kompetensi Lulusan :
Mendengarkan
Siswa mampu memahami penokohan, dialog, dan latar dalam pementasan drama, serta memahami puisi terjemahan yang dilisankan
Uraian Kompetensi : Mengidentifikasi tokoh, dialog, dan latar dalam pementasan drama ; menganalisis kesesuaian penokohan, dialog, dan latar dalam pementasan drama
Materi : Unsur intrinsik pementasan drama
Indikator Soal :
Diputarkan sebuah video pertunjukkan drama siswa dapat:
- menentukan tokoh-tokoh dan watak tokoh dalam pementasan drama
- menentukan jumlah adegan dalam pementasan dan menggambarkan secara singkat latar setiap adegan
- menentukan setting yang terdapat dalam setiap adegan
- memberikan pendapat mengenai kesesuain latar dalam setiap adegan di pementasan drama
- menceritakan kembali isi cerita dalam pementasan drama yang ditonton
Nomor Soal : 1, 2, 3 , 4, 5
Uraian Soal : -
1. Tulislah tokoh dan watak tokoh dalam pementasan drama yang telah Anda tonton!
2. Ada berapa adegan yang terdapat dalam pementasan drama tersebut? Gambarkan secara ringkas setiap adegan!
3. Dimanakah setting cerita dalam pementasan drama tersebut!
4. Apakah latar dalam setiap adegan mendukung cerita dalam pementasan tersebut? Jelaskan pendapatmu!
5. Ceritakan kembali isi cerita drama (maksimal 350 kata) dengan memperhatikan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar!
Jakarta, April 2010
Mengetahui, Penulis Soal
Kepala Sekolah
Drs. H.M Bakri Siknun.MM Dra. Seni Asiati
Sunday, March 28, 2010
TUGAS UNTUK KELAS 7.2 - 7.5
Pengalaman akan menjadi indah bila kita tuangkan dalam tulisan, untuk tugas kali ini kalian dapat menonton kembali pengalaman sewaktu Orientasi Gabungan ekstrakurikuler dan menuliskan pengalaman yang terekam dalam tayangan video tersebut.
kerjakan di kertas folio, minimal satu halaman kertas folio.
selamat mengerjakan
kerjakan di kertas folio, minimal satu halaman kertas folio.
selamat mengerjakan
Thursday, March 18, 2010
REMEDIAL UTS KELAS XI IPA SEMESTER 2
Cara mengerjakan Remedial!
1. downloadlah soal yang tersedia DISINI YAH
2. Kerjakan dalam bentuk softprint dengan menyertakan CD RW ( 1 CD bisa digunakan oleh 3 orang)
3. Batas akhir mengumpulkan tanggal 1 April 2010 (kumpulkan di meja saya)
4. Absen Remedial gunakan kolom "JOINT THIS SITE" yang terdapat di sebelah kiri Blog dengan menyertakan foto dan alamat email.
5. Penjelasan lebih lanjut hubungi saya di sekolah.
SELAMAT MENGERJAKAN
Saturday, March 6, 2010
REMEDIAL ULANGAN HARIAN KE-1 SEMESTER 2 KELAS VII SMPN 266
REMEDIAL SISWA KELAS VII
Untuk seluruh siswa kelas 7.2 s.d kelas 7.5 yang remedial bahasa Indonesia, silahkan mengerjakan remedial ini dengan cara :
Untuk seluruh siswa kelas 7.2 s.d kelas 7.5 yang remedial bahasa Indonesia, silahkan mengerjakan remedial ini dengan cara :
- Downloadlah soal yang tersedia DISINI
- Tulislah nama kamu dengan menjadi pengikut BLOG ini (untuk absen bahwa kamu sudah mengunjungi BLOG ini) caranya dengan mendaftar menggunakan alamat email yang ada di pojok kiri(kolom warna hijau) yang ada foto para pengikut BLOG ini!
- Kerjakan di kertas ulangan
- Dikumpulkan paling lambat tanggal 13 Maret 2010
Thursday, February 18, 2010
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER II BAHASA INDONESIA KELAS XI BAHASA
Usulan 1
Bagaimana kalau kegiatan pentas seni kreasi siswa dilaksanakan bersamaan dengan hari ulang tahun sekolah?
Usulan 2
Agar menghemat waktu dan biaya, sebaiknya kegiatan pentas seni kreasi siswa diselenggarakan bersama kegiatan tengah semester.
Usulan 3
Sekolah kita sudah memprogramkan kegiatan pentas seni, kegiatan tengah semester, bulan bahasa, dan hari ulang tahun sekolah. Bagaimana jika kegiatan-kegiatan itu digabungkan pada satu waktu agar tidak berkali-kali mengeluarkan biaya.
1.Tulislah kalimat keputusan rapat dalam notulen yang sesuai dengan usulan-usulan di atas adalah ...
2.Tema karya ilmiah : Meningkatkan disiplin siswa pada waktu belajar
Berdasarkan tema karangan tersebut tujuan penulisan yang tepat adalah .............
3.Kami telah membaca banyak buku, tetapi tidak menemukan petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Untuk itu melalui penelitian ini diharapkan petunjuk penggunaan bahasa Indoensia yang baik dan benar bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Kalimat di atas dalam sebuah karya ilmiah termasuk dalam bagian....
4.Bacalah paragraf berikut!
Siapa yang tidak mengenal Chairil Anwar? Ia seorang sastrawan besar bahkan dijuluki sebagai pelopor Angkatan 45 dalam bidang puisi. Banyak karya yang telah dibuatnya, tercatat sebanyak 70 buah sajak asli dalam kurun waktu 6 2 1 tahun, oleh karenanya ia tergolong sastrawan yang sangat produktif.
•Apa yang menarik dari tokoh di atas!
•Adakah hal yang patut diteladani dari tokoh1
•Apakah nilai budaya kita yang makin hilang dalam diri anak-anak Indonesia!
5.Tema : Menumbuhkan minat menulis sastra bagi siswa SMA Yappenda
Tulislah latar belakang yang sesuai dengan tema tersebut adalah ...
Bacalah paragraf berikut!
Untuk mendorong agar daerah atau sekolah termotivasi menjalankan pendidikan lingkungan hidup, perlu dikembangkan sistem pemberian award bagi daerah atau sekolah, peserta didik dan guru serta masyarakat yang terlibat dalam pendidikan lingkungan hidup.
6.Kalimat saran yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ...
7.Bacalah ilustrasi berikut!
OSIS SMA Satria akan mengadakan kegiatan wisata bahari ke Pantai Senggigi, Lombok. Untuk itu, mereka menyusun proposal dan diajukan kepada kepala sekolah.
Tulislah kalimat berisi tujuan pelaksanaan dalam proposal sesuai dengan ilustrasi tersebut
Wednesday, February 17, 2010
UJIAN TENGAH SEMESTER SASTRA INDONESIA
1. Perhatikan kutipan dialog naskah dari Albert Camus yang sudah diterjemahkan oleh Ahmad Asnawi di bawah ini!
(CALIGULA masuk diam-diam dari kiri. Kakinya penuh lumpur, bajunya kotor, rambutnya basah, pandangannya nanar. Dia beberapa kali mengangkat tangannya ke mulut. Kemudian dia mendekati cermin, berhenti tiba-tiba ketika melihat bayanganya dalam cermin. Setelah menggumamkan bebebrapa kata yang tak jelas, dia duduk di kanan, membiarkan tangannya lunglai di antara mulutnya.HELICON masuk, di sebelah kiri. Setelah melihat CALIGULA, dia berhenti di sudut belakang panggung dan memperhatikan dia diam-diam. CALIGULA menoleh dan melihat dia. Hening sejenak.)
HELICON (melintasi panggung) : Selamat pagi, Caius.
CALIGULA (dengan nada datar) : Selamat pagi, Helicon. (Hening sejenak.)
HELICON : Anda tampak lelah.
CALIGULA : Cukup jauh kuberjalan.
HELICON : Yha, Anda pergi cukup lama. (Hening sejenak.)
CALIGULA : Sulit mencarinya.
HELICON : Apa yang sulit dicari?
CALIGULA : Apa yang aku kejar.
HELICON : Maksud Anda?
CALIGULA (dengan nada datar) : Bulan.
HELICON : Apa?
CALIGULA : yha aku menginginkan bulan.
HELICON : Ah….(Hening lagi. HELICON mendekati CALIGULA.) Mengapa Anda menginginkannya?
CALIGULA : Ah… itu salah satu hal yang belum kudapatkan.
HELICON : aku mengerti. Dan sekarang-sudahkah Anda melihatnya sampai puas?
CALIGULA : Belum. Aku tidak bisa memperolehnya.
HELICON : Sayang sekali!
CALIGULA : yha, dan itulah sebabnya aku merasa letih. (Diam. Kemudian) Helicon!
HELICON : yha, Caius?
CALIGULA : Rupanya, kamu mengira aku gila.
HELICON : Seperti Anda ketahui, aku tidak pernah
berpikir begitu.
CALIGULA : Ah, yha….Sekarang, dengarkan! Aku tidak gila; kenyataannya aku belum
pernah merasa begitu terang. Apa yang terjadi padaku sangat sederhana; aku tiba-tiba merasakan adanya hasrat untuk mendapatkan hal-hal yang tidak mungkin. Hanya itu. (Diam) Keadaanya sebagaimana adanya, menurutku, sangat jauh dari memuaskan.
HELICON : Banyak orang berpendapat begitu.
CALIGULA : Itulah. Namun dulu aku tidak menyadari. Sekarang aku baru tahu. (masih dengan nada datar). Sebenarnya, dunia kita ini, tidak bisa ditolerir. Itulah sebabnya aku menginginkan bulan, atau kebahagiaan, atau kehidupan abadi- sesuatu yang mungkin kedengaran gila, namun yang bukan bagian dari dunia ini.
HELICON : Itu cukup bagus, dalam teori. Hanya, dalam praktek orang tidak dapat merampungkannya sampai tuntas..........................
Kemukakan alasanmu mengapa karya di atas termasuk karya sastra terjemahan!
2. Watak tokoh drama
Anas : Aku tak mau pergi sebab aku tak berdosa kepadamu.
Hadi : Kau ingin saya tempeleng lagi ?
Anas : Aku mau pergi setelah aku mengerti kesalahanku.
Hadi : Tidak usah mengerti ! ini bukan berhitung, bukan aljabar dan bukan pelajaran lain. Pergi !(Hadi mendorong Anas tapi Anas melawannya. Mereka hampir begelut. Tiba-tiba terdengar suara orang mendehem diluar)
Watak tokoh Hadi dalam penggalan drama tersebut di atas adalah….
Baca dan cermati teks drama berikut!
Iteung Pergi ke Kota
Oleh: Raisal Kahfie
Suasana pagi hari. Terdengar suara ayam jantan berkokok. Di panggung, Kabayan terlihat sedang terlelap. Dia tertidur di sebuah dipan yang terbuat dari bambu. Posisi tidurnya tidak lazim dan menggelikan. Dia mendengkur sangat keras. Dari belakang panggung terdengar suara abah berteriak.
Abah : (berteriak) Iteung! Mana suamimu? Ayo, ikut abah ke sawah! Bangunkan si borokokok! Jangan mau kalah sama ayam jantan yang sejak tadi sudah berkokok!
Muncul Iteung setengah berlari. Dia terlihat sibuk menenteng ember berisi cucian. Dia terlihat panik.
Iteung : (pada penonton) Aduh, bagaimana ini? Kalau Abah tahu Kang Kabayan Masih tidur, dia bisa marah besar. Gawat. Saya harus bagaimana, penonton?
Abah terus memanggil-manggil. Iteung. Iteung makin panik. Sementara, suara dengkuran Kabayan malah semakin terdengar jelas.
Iteung : A...anu... Bah... Kang Kabayan sudah pergi sejak subuh. Ada pekerjaan di Kecamatan, Bah. Abah silakan saja ke sawah. Hati-hati ya, Bah. Apa mau Iteung buatkan kopi?
Abah : Tidak perlu. Syukurlah kalau suamimu si borokokok itu sudah dapat kerja. Abah pergi dulu, geulis. Assalamualaikum.
Iteung : Waalaikumsalam, Abah. Hati-hati ya, Bah.Iteung menarik napas lega.
Iteung : Penonton. Sebetulnya Iteung malu. Barusan Iteung sudah berbohong pada orangtua sendiri. Jangan GR, penonton. Iteung bukan malu sama penonton. Tapi malu sama Gusti Allah. Tapi, mau bagaimana lagi? Kalau tidak begitu, keadaannya bisa jadi kacau. Bisa-bisa kiamat datang sebelum waktunya. Yang jelas, penonton jangan sampai meniru kelakuan jelek Iteung, ya? Jangan, dosa! Pamali. (Kembali menghela napas)
Tiba-tiba Kabayan mendengkur lebih keras.
Iteung : (kesal) Aduh, aduh, si Akang Kabayan. (menyimpan ember cucian dan mengambil sapu ijuk yang tergeletak di lantai)
Hei, Kang Kabayan! Bangun Akang! Masa jam segini masih tidur? Orang- orang mah sudah seibuk mencari kerja. Ini malah enak-enakan molor.
Kabayan nungging. Pantatnya mengarah ke wajah Iteung.
Iteung : Dasar si borokokok. (menusuk-nusukkan gagang sapu ke pantat Kabayan) Bangun Akang! Bangun.
Kabayan terbangun. Ia terlihat kesal.
Kabayan : (marah-marah) Astaghfirullah. Nyiii... ada apa atuh ini teh? Pagi-pagi bukannya setel radio. Nyanyi-nyanyi supaya hati riang gembira. Ini malah marah-marah sama suami. Pake tusuk-tusuk pantat suami segala. Dosa Iteung, dosa.
Kabayan : Ahhhh... sudah... sudah... sudah... Akang pusing dengar Anda ngomong. Biarkann Allah yang mengatur rezeki kita. Kita tinggal menunggu. Kerja, kerja. Memangnya gampang cari kerja? Di zaman seperti sekarang ini, laki-laki itu susah mencari kerja. Jangan samakan Akang dengan Abah. Abah Anda itu enak. Punya sawah sendiri, punya kebun cabai sendiri, punya kolam, ikan sendiri, nah Akang? Akang punya apa? Akang ini miskin, Iteung. Mending kalau Abah Anda mau ngasih sebagian sawahnya untuk Akang, Ini mana? Abah Anda pelit.
Iteung : Akang jangan sembarangan. Abah tidak mungkin memberikan sawahnya pada orang malas seperti Akang. Bagaimana nasib padi-padi itu kalau Akang malas? Akang tunjukan pada Abah kalau Akang mampu menggarap sawah ladangnya. Dalam hidup, kita harus berikhtiar, Kang. Keadaan kita tidak akan berubah seperti sulap sihir jika kita hanya bermalasmalasan. Kita harus berikhtiar.
Kabayan : Halah, berisik! Sudah, kalau Anda mau kerja, Anda saja yang kerja. Bukankah di zaman seperti ini perempuan lebih gampang nyari kerja. (Pergi meninggalkan Iteung) Iteung menangis. Dia benar-benar terpukul.
Iteung : Penonton, jangan pernah meniru kelakuan suami saya. Dia salalu saja begitu. Dia egois.
Mau menang sendiri. Dia juga pemalas. Sudahlah, tidak ada gunanya jika saya hanya berdiam diri dan bersedih. Saya harus berbuat sesuatu. (Berpikir) Ya, saya akan cari kerja ke kota. Saya akan minta bantuan Kang Indra dan Ceu Fitri, sahabat saya waktu kecil yang sudah sukses di kota. Melangkah ke dipan lalu duduk di atasnya sambil melipat selimut bekas kabayan.
Iteung : Kang Kabayan, Kang Kabayan.... baiklah, saya akan pergi. Saya akan menunjukkan pada Kang Kabayan bagaimana caranya mencari uang. Semoga dia bisa merenungkan semua ini. (Teringat sesuatu) Ambu.... ya, sebaiknya sekarang saya pamit dulu pada Ambu sebelum Kang Kabayan Kembali. Kang Kabayan, maafkan Iteung... ini semua demi Akang juga.
(Iteung segera pergi ke luar panggung)
Iteung : Lho? Kenapa malah Akang yang marahmarah? Harusnya Iteung yang marah, Kang. Akang sudah tidak peduli lagi pada nasib keluarga kita. Akang malas bekerja. Iteung capek, Kang. Apa Akang tidak punya niat untuk bekerja dan membahagiakan Iteung? Bagaimana nanti jika kita sudah punya anak?
Kabayan : (menguap)
Iteung : Kang, Akang teh mikir tidak? Apa tidak malu sama Abah? Lihat Abah, Kang. Meski sudah tua, Abah tetap semangat bekerja. Tetap ke sawah, ke kebun cabai. Apa Akang tidak ingin mencontoh Abah. Lihat teman kita Kang Indra, Ceu Fitri, Kang Maman, sama si Fajar. Mereka semua rajin berikhitar, Kang. Mereka ingin lepas dari kemiskinan.
Setelah membaca drama tersebut, tentukan nilai apakah yang terdapat dalam teks tersebut!
3. Unsur intrinsik Drama
Warda 9: Setan setan. Masih juga tidak mempan. Sampai kapan?
Warda 1: Bagaiman?
Warda 9: Gagal. Gelo. Dasar preman. Tukang porot. Habis aku. Dia minta apa saja kukasih. Tapi hasilnya ? Nol
Warda 4: Menghitung Apa? Menghitung Apa?
Warda 9 : Oo, tak telikung kamu. Tanya lagi, tanya lagi.
Opera Sembelit,N. Riantriarno
Unsur instinsik kutipan drama tesebut adalah…
SOAL PRA UJIAN NASIONAL 2010
Mari kita menghadapi UJIAN Nasional dengan kesiapan 100%. Berlatih menjawab soal-soal yang ada di tahun sebelumnya, salah satu kesiapan kita dalam menghadapi Ujian Nasional. Kebanyakan bimbingan belajar yang ada hanya fokus pada mata pelajaran yang sulit untuk dikerjakan siswa seperti MATEMATIKA, FISIKA, BIOLOGI, KIMIA, BAHASA INGGRIS,dan BAHASA JEPANG. Mata pelajaran BAHASA INDONESIA dan SASTRA INDONESIA tidak mendapat tempat untuk bimbingan belajar. Berikut ini soal-soal Tray Out UN untuk mata pelajaran BAHASA INDONESIA DAN SASTRA INDONESIA, bisa di download untuk dipelajari.
Berikut ini soal-soal PRA UJIAN NASIONAL 2010 yang bisa didownload siswa :
1. SOAL PRA UN SASTRA INDONESIA KELAS XII BAHASA , DOMLOAD DISINI
2. SOAL PRA UN KELAS XII IPA-IPS, DOWNLOAD DISINI
SEMOGA BERMANFAAT
Memanfaatkan IT, data yang aku anggap kenangan dan kewajibanku selama di yapenda agar aman aku simpan di sini :
1. Kartu Soal SASTRA INDONESIA
2. Kisi-kisi SASTRA INDONESIA
3. Telaah soal SASTRA INDONESIA
4. Sebaran soal SASTRA INDONESIA

Berikut ini soal-soal PRA UJIAN NASIONAL 2010 yang bisa didownload siswa :
1. SOAL PRA UN SASTRA INDONESIA KELAS XII BAHASA , DOMLOAD DISINI
2. SOAL PRA UN KELAS XII IPA-IPS, DOWNLOAD DISINI
SEMOGA BERMANFAAT
Memanfaatkan IT, data yang aku anggap kenangan dan kewajibanku selama di yapenda agar aman aku simpan di sini :
1. Kartu Soal SASTRA INDONESIA
2. Kisi-kisi SASTRA INDONESIA
3. Telaah soal SASTRA INDONESIA
4. Sebaran soal SASTRA INDONESIA
Tuesday, February 2, 2010
TUGAS SISWA KELAS XI BAHASA INDONESIA
Baca dan cermati kutipan karya tulis berikut !
1.Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2.Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di
Perpustakaan dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3.Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
1.Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2.Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di
Perpustakaan dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3.Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
Wednesday, January 20, 2010
TRAY OUT UN 2010
SASTRA INDONESIA
Cermati puisi berikut !
Kata Siapa karya Ely Anwar
Manusia setengah Tuhan ! Kata siapa?
Manusia setengah malaikat kata siapa?
Manusia seperti nabi kata siapa?
Manusia penghapus dosa! kata siapa?
Manusia Waliyullah kata siapa?
manusia yang suci kata siapa/
Manuisia yang serba tahu kata siapa?
Manusia petunjuk umat kata siapa?
Manusia guru bangsa kata siapa?
Manusia serba tahu di atas
Manusia yang serba tahu yang maha tahu?
Manusia serba bisa di atas yang maha bisa?
Astagfirullah al azim! Astaqfirullah al azim! astagfirullah al azim
Pujalah Dia yang pantas dipuja
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sujudlah pada-Nya karena kita pantas sujud pada-Nya
bukan yang lain selain dari-Nya
1. isi puisi tersebut mengenai Allah, maka senantiasa memuja kehebatan dan keagungan Allah
2. Puisi tersebut banyak mengulang kata-kata atau menggunkan majas "REPETISI"
3. bentuk puisi tersebut adalah bentuk puisi kontemporer
Dalam salah satu Gurindam yaitu : " Hendaklah memegang amanat buanglah khianat, artinya jika memagang amanat, hendaklah tidak khianat.
perhatikan Puisi berikut yang menggunakan "majas personifikasi"
Matahari (Lintang Sugianto)
Dalam panjangnya hari
Ada laut yang kusebut sepi
Tergopoh-gopoh sekujur tubuh langit
....................................
Ungkapan/ makna "Dalam Termangu" dalam puisi berikut adalah "Keadaan tidak menentu"
Doa
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namaMu
Sudut Pandang orang ketiga serba tahu
Contoh :
Ayah masih saja pendiam. Sering bertanya pada diri sendiri: mengapa ayahku begitu pendiam? apakah ia sedang mengalami ujian.....
Sudut Pandang"Orang pertama Pelaku utama"
Contoh :
"Umi papa ikhlas dunia akhirat tidak Umi urus dan Umi perhatikan asal Umi ikhlas dalam melaksanakan tugas sebagai Guru dan pendidik.Umi jangan Umi mengharapkan imbalan di dunia tapi jadikanlah tabungan Umi untuk akhiratkelak dengan menjadi guru"
"iya ..Pa.." aku jadi malu pada suamiku. suamiku benar-benar menguatkan imanku, batinku dan perasaanku.
Latar suasana adalah keadaan perasaan tokoh utama atau keadaan alam sekitar. latar suasana yang tampak adalah suasana sedih dan malu.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas adalah pesan pengarang mengenai peran istri " Istri harus memperhatikan keadaan suami di samping tugasnya,"
Amanat adalah pesan pengarang dalam cerita
baca kutipan berikut :
Adapun permusuhan, Tuanku, begitu pula persahabatan, " jawab pendeta Baidaba."Tiadalah kekal selama-lamanya. Kadang-kadang permusuhan berubah jadi persahabatan dan kadang-kadang kebalikannya. Tiap-tiap perubahan itu tentu ada sebabnya. Oleh sebab itu, orang yang cerdik tiada segan berdamai dengan musuhnya kalau ada keperluannya, tiada malu mengharap pertolongan musuh untuk mengelakkan bahaya atau merebut yang diingini.(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
membaca hikayat di atas isi yang terkandung dalam cerita tersebut adalah :Tiap-tiap perubahan dalam hidup ada sebabnya.
amanat yang terkandung adalah Orang yang cerdik adalah orang yang bisa menempatkan diri
BAHASA INDONESIA
1. Penulisan uraian identitas pelamar harus menggunkan huruf kecil, contoh :
nama ; Siti Amalia
tempat,tanggal lahir : Jakarta, 31 Desember 1990
alamat : Jalan Swasembada Timur V Nomor 10
pendidikan : S 1 Bahasa Indonesia
2. Atas perhatian dan Budi baik Bapak, saya menghaturkan banyak terima kasih.
perbaikannya adalah : atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
3. kata baku artinya kita tidak menggunakan kata dialek daerah, misalnya kata: Nggak = tidak, aja = saja
perhatikan kalimat yang tidak baku berikut : "Kepada para siswa diharapkan mentaati segala aturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
Perbaikannya : "Para siswa diharapkan menaati segala peraturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
4. Paragraf generalisasi adalah paragraf yang menarik kesimpulan secara umum cirinya menggunkan jkata jadi, misalnya : "Jadi uang dapat bermanfaat sesuai dengan keperluan masing-masing orang"
5. Penulisan catatan kaki berbeda dengan penulisan daftar pustaka. dalam catatan kaki nama pengarang tidak dibalik, dan mengikuti kaidah yang disyaratkan , contoh :
Suroto dkk.Bahasa Indonesia.(Jakarta : Galaksi Puspa Mega,2001), hal. 294
Daftar Pustaka. contoh penulisan:
Nauman,Indra Jaya. 2008. Penuntun Mengenali, Memahami, dan menghargai Puisi. Yogyakarta: Adicita.
6. Silogisme dan Entimen
ingat rumusnya: PU = A = B. PK C = A, K = C = B, dan entimen C = B karena C = A
contoh
A = Masyarakat DKI Jakarta
B = merayakan tahun baru di Monas
C = nama orang misanya Zaky
jadi = Masyarakat DKI Jakarta merayakan tahun baru di Monas
Zaky masyarakat DKI Jakarta
Zaky merayakan tan baru di Monas
Entimen ?????
7. Frase
Masih ingat tentang frase?
hal yang harus dilakukan adalah mencari pola kalimatnya yah?
contoh :
Anita sedang membaca buku pelajaran di perpustakaan
Frase : sedang membaca, buku pelajaran, dan di perpustakaan
Frase verbal : frase kata kerja ingat Verb!!
contoh : Baskoro lama membisu di kuburan ibunya.
Frase adjektif : frase kata sifat
contoh : Rambutnya "terlihat lusuh" dan "sangat kusut" . Tas hitam di punggungnya seperti bahan yang memberatkannya
Frase atributif berimbuhan : frase salah satu kata pelengkap yang berimbuhan. contoh : Kami gemar membaca cerita bersambung : Frase atributif berimbuhannya : "Cerita bersambung"
8. Klausa utama dan Klausa bawahan dalam kalimat majemuk
Klausa utama atau kalimat tunggal
contoh :
Pemerintah juga mengakui bahwa pemanfaatn hasil kekayaan alam Provinsi Papua belum dimanfaat secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli.
klausa utamnya adalah : Pemerintah juga mengakui
9. Penulisan kata serapan :
penulisan kata serapan disesuaikan dengan lafal kita misalnya kata Kuitansi
contoh dalam kalimat : Kita menyadari bahwa kondisi bangsa yang "heterogen" dan "pluralis" memerlukan pendekatan dan metode yang sangat "komprehensif" untuk membangun bangsa kita yang besar.
Cermati puisi berikut !
Kata Siapa karya Ely Anwar
Manusia setengah Tuhan ! Kata siapa?
Manusia setengah malaikat kata siapa?
Manusia seperti nabi kata siapa?
Manusia penghapus dosa! kata siapa?
Manusia Waliyullah kata siapa?
manusia yang suci kata siapa/
Manuisia yang serba tahu kata siapa?
Manusia petunjuk umat kata siapa?
Manusia guru bangsa kata siapa?
Manusia serba tahu di atas
Manusia yang serba tahu yang maha tahu?
Manusia serba bisa di atas yang maha bisa?
Astagfirullah al azim! Astaqfirullah al azim! astagfirullah al azim
Pujalah Dia yang pantas dipuja
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sujudlah pada-Nya karena kita pantas sujud pada-Nya
bukan yang lain selain dari-Nya
1. isi puisi tersebut mengenai Allah, maka senantiasa memuja kehebatan dan keagungan Allah
2. Puisi tersebut banyak mengulang kata-kata atau menggunkan majas "REPETISI"
3. bentuk puisi tersebut adalah bentuk puisi kontemporer
Dalam salah satu Gurindam yaitu : " Hendaklah memegang amanat buanglah khianat, artinya jika memagang amanat, hendaklah tidak khianat.
perhatikan Puisi berikut yang menggunakan "majas personifikasi"
Matahari (Lintang Sugianto)
Dalam panjangnya hari
Ada laut yang kusebut sepi
Tergopoh-gopoh sekujur tubuh langit
....................................
Ungkapan/ makna "Dalam Termangu" dalam puisi berikut adalah "Keadaan tidak menentu"
Doa
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namaMu
Sudut Pandang orang ketiga serba tahu
Contoh :
Ayah masih saja pendiam. Sering bertanya pada diri sendiri: mengapa ayahku begitu pendiam? apakah ia sedang mengalami ujian.....
Sudut Pandang"Orang pertama Pelaku utama"
Contoh :
"Umi papa ikhlas dunia akhirat tidak Umi urus dan Umi perhatikan asal Umi ikhlas dalam melaksanakan tugas sebagai Guru dan pendidik.Umi jangan Umi mengharapkan imbalan di dunia tapi jadikanlah tabungan Umi untuk akhiratkelak dengan menjadi guru"
"iya ..Pa.." aku jadi malu pada suamiku. suamiku benar-benar menguatkan imanku, batinku dan perasaanku.
Latar suasana adalah keadaan perasaan tokoh utama atau keadaan alam sekitar. latar suasana yang tampak adalah suasana sedih dan malu.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas adalah pesan pengarang mengenai peran istri " Istri harus memperhatikan keadaan suami di samping tugasnya,"
Amanat adalah pesan pengarang dalam cerita
baca kutipan berikut :
Adapun permusuhan, Tuanku, begitu pula persahabatan, " jawab pendeta Baidaba."Tiadalah kekal selama-lamanya. Kadang-kadang permusuhan berubah jadi persahabatan dan kadang-kadang kebalikannya. Tiap-tiap perubahan itu tentu ada sebabnya. Oleh sebab itu, orang yang cerdik tiada segan berdamai dengan musuhnya kalau ada keperluannya, tiada malu mengharap pertolongan musuh untuk mengelakkan bahaya atau merebut yang diingini.(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
membaca hikayat di atas isi yang terkandung dalam cerita tersebut adalah :Tiap-tiap perubahan dalam hidup ada sebabnya.
amanat yang terkandung adalah Orang yang cerdik adalah orang yang bisa menempatkan diri
BAHASA INDONESIA
1. Penulisan uraian identitas pelamar harus menggunkan huruf kecil, contoh :
nama ; Siti Amalia
tempat,tanggal lahir : Jakarta, 31 Desember 1990
alamat : Jalan Swasembada Timur V Nomor 10
pendidikan : S 1 Bahasa Indonesia
2. Atas perhatian dan Budi baik Bapak, saya menghaturkan banyak terima kasih.
perbaikannya adalah : atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
3. kata baku artinya kita tidak menggunakan kata dialek daerah, misalnya kata: Nggak = tidak, aja = saja
perhatikan kalimat yang tidak baku berikut : "Kepada para siswa diharapkan mentaati segala aturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
Perbaikannya : "Para siswa diharapkan menaati segala peraturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
4. Paragraf generalisasi adalah paragraf yang menarik kesimpulan secara umum cirinya menggunkan jkata jadi, misalnya : "Jadi uang dapat bermanfaat sesuai dengan keperluan masing-masing orang"
5. Penulisan catatan kaki berbeda dengan penulisan daftar pustaka. dalam catatan kaki nama pengarang tidak dibalik, dan mengikuti kaidah yang disyaratkan , contoh :
Suroto dkk.Bahasa Indonesia.(Jakarta : Galaksi Puspa Mega,2001), hal. 294
Daftar Pustaka. contoh penulisan:
Nauman,Indra Jaya. 2008. Penuntun Mengenali, Memahami, dan menghargai Puisi. Yogyakarta: Adicita.
6. Silogisme dan Entimen
ingat rumusnya: PU = A = B. PK C = A, K = C = B, dan entimen C = B karena C = A
contoh
A = Masyarakat DKI Jakarta
B = merayakan tahun baru di Monas
C = nama orang misanya Zaky
jadi = Masyarakat DKI Jakarta merayakan tahun baru di Monas
Zaky masyarakat DKI Jakarta
Zaky merayakan tan baru di Monas
Entimen ?????
7. Frase
Masih ingat tentang frase?
hal yang harus dilakukan adalah mencari pola kalimatnya yah?
contoh :
Anita sedang membaca buku pelajaran di perpustakaan
Frase : sedang membaca, buku pelajaran, dan di perpustakaan
Frase verbal : frase kata kerja ingat Verb!!
contoh : Baskoro lama membisu di kuburan ibunya.
Frase adjektif : frase kata sifat
contoh : Rambutnya "terlihat lusuh" dan "sangat kusut" . Tas hitam di punggungnya seperti bahan yang memberatkannya
Frase atributif berimbuhan : frase salah satu kata pelengkap yang berimbuhan. contoh : Kami gemar membaca cerita bersambung : Frase atributif berimbuhannya : "Cerita bersambung"
8. Klausa utama dan Klausa bawahan dalam kalimat majemuk
Klausa utama atau kalimat tunggal
contoh :
Pemerintah juga mengakui bahwa pemanfaatn hasil kekayaan alam Provinsi Papua belum dimanfaat secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli.
klausa utamnya adalah : Pemerintah juga mengakui
9. Penulisan kata serapan :
penulisan kata serapan disesuaikan dengan lafal kita misalnya kata Kuitansi
contoh dalam kalimat : Kita menyadari bahwa kondisi bangsa yang "heterogen" dan "pluralis" memerlukan pendekatan dan metode yang sangat "komprehensif" untuk membangun bangsa kita yang besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Back Home Pasien Covid
Good bye Wisma Atlet Hari ke-14 di Wisma Atlet "Menunggu Surat" Senin, 4 Januari 2021 Ini hari ke-14 di Wisma Atlet. Katanya kami ...
-
Belajar Arti Merdeka Baca Teks berikut dan KERJAKAN TUGAS LITERASI diakhir teks!!! Jika terdengar lagu Indonesia Raya apa ...
-
STANDAR KOMPETENSI : Mendengarkan 1. Memahami informasi dari berbagai laporan KOMPETENSI DASAR : 1.1 Membedakan anta...
-
Wabah Covid 19 membuat siswa harus belajar di rumah. berbagai gaya mereka tunjukkan ketika mengerjakan. Seru pastinya ada yang tidura...





