PENILAIAN KINERJA GURU di SMPN 266 Jakarta telah usai. Cemas, lelah, dan menunggu telah dilewati. Banyak pelajaran berharga yang bisa kita ambil antara lain KESIAPAN, KEDISIPLINAN, DOKUMENTASI TUPOKSI.
Apapun itu memang kita harus fokus terhadap kinerja kita agar hasilnya maksimal.DOKUMEN PKG SENI 2010.
All With Bunda *Na*Ra (Kalian ada karena Aku ada!) Bunda selalu di hati dan menemani
Thursday, February 18, 2010
SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER II BAHASA INDONESIA KELAS XI BAHASA
Usulan 1
Bagaimana kalau kegiatan pentas seni kreasi siswa dilaksanakan bersamaan dengan hari ulang tahun sekolah?
Usulan 2
Agar menghemat waktu dan biaya, sebaiknya kegiatan pentas seni kreasi siswa diselenggarakan bersama kegiatan tengah semester.
Usulan 3
Sekolah kita sudah memprogramkan kegiatan pentas seni, kegiatan tengah semester, bulan bahasa, dan hari ulang tahun sekolah. Bagaimana jika kegiatan-kegiatan itu digabungkan pada satu waktu agar tidak berkali-kali mengeluarkan biaya.
1.Tulislah kalimat keputusan rapat dalam notulen yang sesuai dengan usulan-usulan di atas adalah ...
2.Tema karya ilmiah : Meningkatkan disiplin siswa pada waktu belajar
Berdasarkan tema karangan tersebut tujuan penulisan yang tepat adalah .............
3.Kami telah membaca banyak buku, tetapi tidak menemukan petunjuk penggunaan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Untuk itu melalui penelitian ini diharapkan petunjuk penggunaan bahasa Indoensia yang baik dan benar bisa dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Kalimat di atas dalam sebuah karya ilmiah termasuk dalam bagian....
4.Bacalah paragraf berikut!
Siapa yang tidak mengenal Chairil Anwar? Ia seorang sastrawan besar bahkan dijuluki sebagai pelopor Angkatan 45 dalam bidang puisi. Banyak karya yang telah dibuatnya, tercatat sebanyak 70 buah sajak asli dalam kurun waktu 6 2 1 tahun, oleh karenanya ia tergolong sastrawan yang sangat produktif.
•Apa yang menarik dari tokoh di atas!
•Adakah hal yang patut diteladani dari tokoh1
•Apakah nilai budaya kita yang makin hilang dalam diri anak-anak Indonesia!
5.Tema : Menumbuhkan minat menulis sastra bagi siswa SMA Yappenda
Tulislah latar belakang yang sesuai dengan tema tersebut adalah ...
Bacalah paragraf berikut!
Untuk mendorong agar daerah atau sekolah termotivasi menjalankan pendidikan lingkungan hidup, perlu dikembangkan sistem pemberian award bagi daerah atau sekolah, peserta didik dan guru serta masyarakat yang terlibat dalam pendidikan lingkungan hidup.
6.Kalimat saran yang sesuai dengan pernyataan di atas adalah ...
7.Bacalah ilustrasi berikut!
OSIS SMA Satria akan mengadakan kegiatan wisata bahari ke Pantai Senggigi, Lombok. Untuk itu, mereka menyusun proposal dan diajukan kepada kepala sekolah.
Tulislah kalimat berisi tujuan pelaksanaan dalam proposal sesuai dengan ilustrasi tersebut
Wednesday, February 17, 2010
UJIAN TENGAH SEMESTER SASTRA INDONESIA
1. Perhatikan kutipan dialog naskah dari Albert Camus yang sudah diterjemahkan oleh Ahmad Asnawi di bawah ini!
(CALIGULA masuk diam-diam dari kiri. Kakinya penuh lumpur, bajunya kotor, rambutnya basah, pandangannya nanar. Dia beberapa kali mengangkat tangannya ke mulut. Kemudian dia mendekati cermin, berhenti tiba-tiba ketika melihat bayanganya dalam cermin. Setelah menggumamkan bebebrapa kata yang tak jelas, dia duduk di kanan, membiarkan tangannya lunglai di antara mulutnya.HELICON masuk, di sebelah kiri. Setelah melihat CALIGULA, dia berhenti di sudut belakang panggung dan memperhatikan dia diam-diam. CALIGULA menoleh dan melihat dia. Hening sejenak.)
HELICON (melintasi panggung) : Selamat pagi, Caius.
CALIGULA (dengan nada datar) : Selamat pagi, Helicon. (Hening sejenak.)
HELICON : Anda tampak lelah.
CALIGULA : Cukup jauh kuberjalan.
HELICON : Yha, Anda pergi cukup lama. (Hening sejenak.)
CALIGULA : Sulit mencarinya.
HELICON : Apa yang sulit dicari?
CALIGULA : Apa yang aku kejar.
HELICON : Maksud Anda?
CALIGULA (dengan nada datar) : Bulan.
HELICON : Apa?
CALIGULA : yha aku menginginkan bulan.
HELICON : Ah….(Hening lagi. HELICON mendekati CALIGULA.) Mengapa Anda menginginkannya?
CALIGULA : Ah… itu salah satu hal yang belum kudapatkan.
HELICON : aku mengerti. Dan sekarang-sudahkah Anda melihatnya sampai puas?
CALIGULA : Belum. Aku tidak bisa memperolehnya.
HELICON : Sayang sekali!
CALIGULA : yha, dan itulah sebabnya aku merasa letih. (Diam. Kemudian) Helicon!
HELICON : yha, Caius?
CALIGULA : Rupanya, kamu mengira aku gila.
HELICON : Seperti Anda ketahui, aku tidak pernah
berpikir begitu.
CALIGULA : Ah, yha….Sekarang, dengarkan! Aku tidak gila; kenyataannya aku belum
pernah merasa begitu terang. Apa yang terjadi padaku sangat sederhana; aku tiba-tiba merasakan adanya hasrat untuk mendapatkan hal-hal yang tidak mungkin. Hanya itu. (Diam) Keadaanya sebagaimana adanya, menurutku, sangat jauh dari memuaskan.
HELICON : Banyak orang berpendapat begitu.
CALIGULA : Itulah. Namun dulu aku tidak menyadari. Sekarang aku baru tahu. (masih dengan nada datar). Sebenarnya, dunia kita ini, tidak bisa ditolerir. Itulah sebabnya aku menginginkan bulan, atau kebahagiaan, atau kehidupan abadi- sesuatu yang mungkin kedengaran gila, namun yang bukan bagian dari dunia ini.
HELICON : Itu cukup bagus, dalam teori. Hanya, dalam praktek orang tidak dapat merampungkannya sampai tuntas..........................
Kemukakan alasanmu mengapa karya di atas termasuk karya sastra terjemahan!
2. Watak tokoh drama
Anas : Aku tak mau pergi sebab aku tak berdosa kepadamu.
Hadi : Kau ingin saya tempeleng lagi ?
Anas : Aku mau pergi setelah aku mengerti kesalahanku.
Hadi : Tidak usah mengerti ! ini bukan berhitung, bukan aljabar dan bukan pelajaran lain. Pergi !(Hadi mendorong Anas tapi Anas melawannya. Mereka hampir begelut. Tiba-tiba terdengar suara orang mendehem diluar)
Watak tokoh Hadi dalam penggalan drama tersebut di atas adalah….
Baca dan cermati teks drama berikut!
Iteung Pergi ke Kota
Oleh: Raisal Kahfie
Suasana pagi hari. Terdengar suara ayam jantan berkokok. Di panggung, Kabayan terlihat sedang terlelap. Dia tertidur di sebuah dipan yang terbuat dari bambu. Posisi tidurnya tidak lazim dan menggelikan. Dia mendengkur sangat keras. Dari belakang panggung terdengar suara abah berteriak.
Abah : (berteriak) Iteung! Mana suamimu? Ayo, ikut abah ke sawah! Bangunkan si borokokok! Jangan mau kalah sama ayam jantan yang sejak tadi sudah berkokok!
Muncul Iteung setengah berlari. Dia terlihat sibuk menenteng ember berisi cucian. Dia terlihat panik.
Iteung : (pada penonton) Aduh, bagaimana ini? Kalau Abah tahu Kang Kabayan Masih tidur, dia bisa marah besar. Gawat. Saya harus bagaimana, penonton?
Abah terus memanggil-manggil. Iteung. Iteung makin panik. Sementara, suara dengkuran Kabayan malah semakin terdengar jelas.
Iteung : A...anu... Bah... Kang Kabayan sudah pergi sejak subuh. Ada pekerjaan di Kecamatan, Bah. Abah silakan saja ke sawah. Hati-hati ya, Bah. Apa mau Iteung buatkan kopi?
Abah : Tidak perlu. Syukurlah kalau suamimu si borokokok itu sudah dapat kerja. Abah pergi dulu, geulis. Assalamualaikum.
Iteung : Waalaikumsalam, Abah. Hati-hati ya, Bah.Iteung menarik napas lega.
Iteung : Penonton. Sebetulnya Iteung malu. Barusan Iteung sudah berbohong pada orangtua sendiri. Jangan GR, penonton. Iteung bukan malu sama penonton. Tapi malu sama Gusti Allah. Tapi, mau bagaimana lagi? Kalau tidak begitu, keadaannya bisa jadi kacau. Bisa-bisa kiamat datang sebelum waktunya. Yang jelas, penonton jangan sampai meniru kelakuan jelek Iteung, ya? Jangan, dosa! Pamali. (Kembali menghela napas)
Tiba-tiba Kabayan mendengkur lebih keras.
Iteung : (kesal) Aduh, aduh, si Akang Kabayan. (menyimpan ember cucian dan mengambil sapu ijuk yang tergeletak di lantai)
Hei, Kang Kabayan! Bangun Akang! Masa jam segini masih tidur? Orang- orang mah sudah seibuk mencari kerja. Ini malah enak-enakan molor.
Kabayan nungging. Pantatnya mengarah ke wajah Iteung.
Iteung : Dasar si borokokok. (menusuk-nusukkan gagang sapu ke pantat Kabayan) Bangun Akang! Bangun.
Kabayan terbangun. Ia terlihat kesal.
Kabayan : (marah-marah) Astaghfirullah. Nyiii... ada apa atuh ini teh? Pagi-pagi bukannya setel radio. Nyanyi-nyanyi supaya hati riang gembira. Ini malah marah-marah sama suami. Pake tusuk-tusuk pantat suami segala. Dosa Iteung, dosa.
Kabayan : Ahhhh... sudah... sudah... sudah... Akang pusing dengar Anda ngomong. Biarkann Allah yang mengatur rezeki kita. Kita tinggal menunggu. Kerja, kerja. Memangnya gampang cari kerja? Di zaman seperti sekarang ini, laki-laki itu susah mencari kerja. Jangan samakan Akang dengan Abah. Abah Anda itu enak. Punya sawah sendiri, punya kebun cabai sendiri, punya kolam, ikan sendiri, nah Akang? Akang punya apa? Akang ini miskin, Iteung. Mending kalau Abah Anda mau ngasih sebagian sawahnya untuk Akang, Ini mana? Abah Anda pelit.
Iteung : Akang jangan sembarangan. Abah tidak mungkin memberikan sawahnya pada orang malas seperti Akang. Bagaimana nasib padi-padi itu kalau Akang malas? Akang tunjukan pada Abah kalau Akang mampu menggarap sawah ladangnya. Dalam hidup, kita harus berikhtiar, Kang. Keadaan kita tidak akan berubah seperti sulap sihir jika kita hanya bermalasmalasan. Kita harus berikhtiar.
Kabayan : Halah, berisik! Sudah, kalau Anda mau kerja, Anda saja yang kerja. Bukankah di zaman seperti ini perempuan lebih gampang nyari kerja. (Pergi meninggalkan Iteung) Iteung menangis. Dia benar-benar terpukul.
Iteung : Penonton, jangan pernah meniru kelakuan suami saya. Dia salalu saja begitu. Dia egois.
Mau menang sendiri. Dia juga pemalas. Sudahlah, tidak ada gunanya jika saya hanya berdiam diri dan bersedih. Saya harus berbuat sesuatu. (Berpikir) Ya, saya akan cari kerja ke kota. Saya akan minta bantuan Kang Indra dan Ceu Fitri, sahabat saya waktu kecil yang sudah sukses di kota. Melangkah ke dipan lalu duduk di atasnya sambil melipat selimut bekas kabayan.
Iteung : Kang Kabayan, Kang Kabayan.... baiklah, saya akan pergi. Saya akan menunjukkan pada Kang Kabayan bagaimana caranya mencari uang. Semoga dia bisa merenungkan semua ini. (Teringat sesuatu) Ambu.... ya, sebaiknya sekarang saya pamit dulu pada Ambu sebelum Kang Kabayan Kembali. Kang Kabayan, maafkan Iteung... ini semua demi Akang juga.
(Iteung segera pergi ke luar panggung)
Iteung : Lho? Kenapa malah Akang yang marahmarah? Harusnya Iteung yang marah, Kang. Akang sudah tidak peduli lagi pada nasib keluarga kita. Akang malas bekerja. Iteung capek, Kang. Apa Akang tidak punya niat untuk bekerja dan membahagiakan Iteung? Bagaimana nanti jika kita sudah punya anak?
Kabayan : (menguap)
Iteung : Kang, Akang teh mikir tidak? Apa tidak malu sama Abah? Lihat Abah, Kang. Meski sudah tua, Abah tetap semangat bekerja. Tetap ke sawah, ke kebun cabai. Apa Akang tidak ingin mencontoh Abah. Lihat teman kita Kang Indra, Ceu Fitri, Kang Maman, sama si Fajar. Mereka semua rajin berikhitar, Kang. Mereka ingin lepas dari kemiskinan.
Setelah membaca drama tersebut, tentukan nilai apakah yang terdapat dalam teks tersebut!
3. Unsur intrinsik Drama
Warda 9: Setan setan. Masih juga tidak mempan. Sampai kapan?
Warda 1: Bagaiman?
Warda 9: Gagal. Gelo. Dasar preman. Tukang porot. Habis aku. Dia minta apa saja kukasih. Tapi hasilnya ? Nol
Warda 4: Menghitung Apa? Menghitung Apa?
Warda 9 : Oo, tak telikung kamu. Tanya lagi, tanya lagi.
Opera Sembelit,N. Riantriarno
Unsur instinsik kutipan drama tesebut adalah…
SOAL PRA UJIAN NASIONAL 2010
Mari kita menghadapi UJIAN Nasional dengan kesiapan 100%. Berlatih menjawab soal-soal yang ada di tahun sebelumnya, salah satu kesiapan kita dalam menghadapi Ujian Nasional. Kebanyakan bimbingan belajar yang ada hanya fokus pada mata pelajaran yang sulit untuk dikerjakan siswa seperti MATEMATIKA, FISIKA, BIOLOGI, KIMIA, BAHASA INGGRIS,dan BAHASA JEPANG. Mata pelajaran BAHASA INDONESIA dan SASTRA INDONESIA tidak mendapat tempat untuk bimbingan belajar. Berikut ini soal-soal Tray Out UN untuk mata pelajaran BAHASA INDONESIA DAN SASTRA INDONESIA, bisa di download untuk dipelajari.
Berikut ini soal-soal PRA UJIAN NASIONAL 2010 yang bisa didownload siswa :
1. SOAL PRA UN SASTRA INDONESIA KELAS XII BAHASA , DOMLOAD DISINI
2. SOAL PRA UN KELAS XII IPA-IPS, DOWNLOAD DISINI
SEMOGA BERMANFAAT
Memanfaatkan IT, data yang aku anggap kenangan dan kewajibanku selama di yapenda agar aman aku simpan di sini :
1. Kartu Soal SASTRA INDONESIA
2. Kisi-kisi SASTRA INDONESIA
3. Telaah soal SASTRA INDONESIA
4. Sebaran soal SASTRA INDONESIA

Berikut ini soal-soal PRA UJIAN NASIONAL 2010 yang bisa didownload siswa :
1. SOAL PRA UN SASTRA INDONESIA KELAS XII BAHASA , DOMLOAD DISINI
2. SOAL PRA UN KELAS XII IPA-IPS, DOWNLOAD DISINI
SEMOGA BERMANFAAT
Memanfaatkan IT, data yang aku anggap kenangan dan kewajibanku selama di yapenda agar aman aku simpan di sini :
1. Kartu Soal SASTRA INDONESIA
2. Kisi-kisi SASTRA INDONESIA
3. Telaah soal SASTRA INDONESIA
4. Sebaran soal SASTRA INDONESIA
Saturday, February 6, 2010
RAMAHNYA LIDAH MERTUA DI RUMAH MENANTU (Menata di depan Pintu)
RAMAHNYA LIDAH MERTUA DI RUMAH MENANTU (Menata di depan Pintu): "Menciptakan lingkungan rumah yang ramah lingkungan sebenarnya tidak sulit. Banyak cara bias dilakukan, kuncinya adalah “KEBIASAAN”. Nah mungkin tulisan saya ini bisa menjadi alternative menciptakan rumah yang ramah lingkunagn. Ide dari Si Lidah Mertua atau “Sanseivera”. Caranya dengan menempatkan “Lidah Mertua” di depan pintu masuk, dapur dan kamar mandi.
Seperti sudah diketahui tanaman ini adalah salah satu tanaman sebagai antipolutan, dan biasanya halaman rumah dihiasi oleh Si Lidah Mertua dengan tujuan mengatasi polutan yang mulai galak apalagi di Jakarta. sansevieria mampu menyerap 107 unsur polutan berbahaya di udara. Ini penting bagi Jakarta dengan tingkat pencemaran yang cukup tinggi."
Seperti sudah diketahui tanaman ini adalah salah satu tanaman sebagai antipolutan, dan biasanya halaman rumah dihiasi oleh Si Lidah Mertua dengan tujuan mengatasi polutan yang mulai galak apalagi di Jakarta. sansevieria mampu menyerap 107 unsur polutan berbahaya di udara. Ini penting bagi Jakarta dengan tingkat pencemaran yang cukup tinggi."
Tuesday, February 2, 2010
TUGAS SISWA KELAS XI BAHASA INDONESIA
Baca dan cermati kutipan karya tulis berikut !
1.Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2.Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di
Perpustakaan dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3.Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
1.Banyak permasalahan dan hambatan dalam mengajarkan mata pelajaran bahasa Indonesia. Namun, sejalan dengan perkembangan teknologi dan informasi permasalahan hendaklah menjadi sedikit berkurang. Hanya mungkin masalah yang dimuncul sekarang ini adalah maukah guru mencari tahu dan mempelajari ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang sekarang ini?Guru juga diharapkan mampu mengambangkan bahan ajarnya dengan inovasi-inovasi baru yang dapat diterima siswa.
Kutipan di atas adalah bagian karya tulis....
2.Kamu akan menulis sebuah karya tulis. Topik yang kamu pilih adalah “Minat Baca di
Perpustakaan dan fungsinya bagi pelajar”.
Permasalahan yang tepat berdasarkan topik di atas adalah ….
3.Sebuah buku berjudul “Mengembangkan Minat dan Bakat di Usia Remaja” yang disusun oleh Dra. Seni Asiati dan Dra. Sri Utami, pada tahun 2009. Buku tersebut diterbitkan oleh PT Pustaka Yappenda Jaya di Jakarta.
Penulisan daftar pustaka untuk buku tersebut adalah ….
Wednesday, January 20, 2010
TRAY OUT UN 2010
SASTRA INDONESIA
Cermati puisi berikut !
Kata Siapa karya Ely Anwar
Manusia setengah Tuhan ! Kata siapa?
Manusia setengah malaikat kata siapa?
Manusia seperti nabi kata siapa?
Manusia penghapus dosa! kata siapa?
Manusia Waliyullah kata siapa?
manusia yang suci kata siapa/
Manuisia yang serba tahu kata siapa?
Manusia petunjuk umat kata siapa?
Manusia guru bangsa kata siapa?
Manusia serba tahu di atas
Manusia yang serba tahu yang maha tahu?
Manusia serba bisa di atas yang maha bisa?
Astagfirullah al azim! Astaqfirullah al azim! astagfirullah al azim
Pujalah Dia yang pantas dipuja
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sujudlah pada-Nya karena kita pantas sujud pada-Nya
bukan yang lain selain dari-Nya
1. isi puisi tersebut mengenai Allah, maka senantiasa memuja kehebatan dan keagungan Allah
2. Puisi tersebut banyak mengulang kata-kata atau menggunkan majas "REPETISI"
3. bentuk puisi tersebut adalah bentuk puisi kontemporer
Dalam salah satu Gurindam yaitu : " Hendaklah memegang amanat buanglah khianat, artinya jika memagang amanat, hendaklah tidak khianat.
perhatikan Puisi berikut yang menggunakan "majas personifikasi"
Matahari (Lintang Sugianto)
Dalam panjangnya hari
Ada laut yang kusebut sepi
Tergopoh-gopoh sekujur tubuh langit
....................................
Ungkapan/ makna "Dalam Termangu" dalam puisi berikut adalah "Keadaan tidak menentu"
Doa
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namaMu
Sudut Pandang orang ketiga serba tahu
Contoh :
Ayah masih saja pendiam. Sering bertanya pada diri sendiri: mengapa ayahku begitu pendiam? apakah ia sedang mengalami ujian.....
Sudut Pandang"Orang pertama Pelaku utama"
Contoh :
"Umi papa ikhlas dunia akhirat tidak Umi urus dan Umi perhatikan asal Umi ikhlas dalam melaksanakan tugas sebagai Guru dan pendidik.Umi jangan Umi mengharapkan imbalan di dunia tapi jadikanlah tabungan Umi untuk akhiratkelak dengan menjadi guru"
"iya ..Pa.." aku jadi malu pada suamiku. suamiku benar-benar menguatkan imanku, batinku dan perasaanku.
Latar suasana adalah keadaan perasaan tokoh utama atau keadaan alam sekitar. latar suasana yang tampak adalah suasana sedih dan malu.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas adalah pesan pengarang mengenai peran istri " Istri harus memperhatikan keadaan suami di samping tugasnya,"
Amanat adalah pesan pengarang dalam cerita
baca kutipan berikut :
Adapun permusuhan, Tuanku, begitu pula persahabatan, " jawab pendeta Baidaba."Tiadalah kekal selama-lamanya. Kadang-kadang permusuhan berubah jadi persahabatan dan kadang-kadang kebalikannya. Tiap-tiap perubahan itu tentu ada sebabnya. Oleh sebab itu, orang yang cerdik tiada segan berdamai dengan musuhnya kalau ada keperluannya, tiada malu mengharap pertolongan musuh untuk mengelakkan bahaya atau merebut yang diingini.(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
membaca hikayat di atas isi yang terkandung dalam cerita tersebut adalah :Tiap-tiap perubahan dalam hidup ada sebabnya.
amanat yang terkandung adalah Orang yang cerdik adalah orang yang bisa menempatkan diri
BAHASA INDONESIA
1. Penulisan uraian identitas pelamar harus menggunkan huruf kecil, contoh :
nama ; Siti Amalia
tempat,tanggal lahir : Jakarta, 31 Desember 1990
alamat : Jalan Swasembada Timur V Nomor 10
pendidikan : S 1 Bahasa Indonesia
2. Atas perhatian dan Budi baik Bapak, saya menghaturkan banyak terima kasih.
perbaikannya adalah : atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
3. kata baku artinya kita tidak menggunakan kata dialek daerah, misalnya kata: Nggak = tidak, aja = saja
perhatikan kalimat yang tidak baku berikut : "Kepada para siswa diharapkan mentaati segala aturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
Perbaikannya : "Para siswa diharapkan menaati segala peraturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
4. Paragraf generalisasi adalah paragraf yang menarik kesimpulan secara umum cirinya menggunkan jkata jadi, misalnya : "Jadi uang dapat bermanfaat sesuai dengan keperluan masing-masing orang"
5. Penulisan catatan kaki berbeda dengan penulisan daftar pustaka. dalam catatan kaki nama pengarang tidak dibalik, dan mengikuti kaidah yang disyaratkan , contoh :
Suroto dkk.Bahasa Indonesia.(Jakarta : Galaksi Puspa Mega,2001), hal. 294
Daftar Pustaka. contoh penulisan:
Nauman,Indra Jaya. 2008. Penuntun Mengenali, Memahami, dan menghargai Puisi. Yogyakarta: Adicita.
6. Silogisme dan Entimen
ingat rumusnya: PU = A = B. PK C = A, K = C = B, dan entimen C = B karena C = A
contoh
A = Masyarakat DKI Jakarta
B = merayakan tahun baru di Monas
C = nama orang misanya Zaky
jadi = Masyarakat DKI Jakarta merayakan tahun baru di Monas
Zaky masyarakat DKI Jakarta
Zaky merayakan tan baru di Monas
Entimen ?????
7. Frase
Masih ingat tentang frase?
hal yang harus dilakukan adalah mencari pola kalimatnya yah?
contoh :
Anita sedang membaca buku pelajaran di perpustakaan
Frase : sedang membaca, buku pelajaran, dan di perpustakaan
Frase verbal : frase kata kerja ingat Verb!!
contoh : Baskoro lama membisu di kuburan ibunya.
Frase adjektif : frase kata sifat
contoh : Rambutnya "terlihat lusuh" dan "sangat kusut" . Tas hitam di punggungnya seperti bahan yang memberatkannya
Frase atributif berimbuhan : frase salah satu kata pelengkap yang berimbuhan. contoh : Kami gemar membaca cerita bersambung : Frase atributif berimbuhannya : "Cerita bersambung"
8. Klausa utama dan Klausa bawahan dalam kalimat majemuk
Klausa utama atau kalimat tunggal
contoh :
Pemerintah juga mengakui bahwa pemanfaatn hasil kekayaan alam Provinsi Papua belum dimanfaat secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli.
klausa utamnya adalah : Pemerintah juga mengakui
9. Penulisan kata serapan :
penulisan kata serapan disesuaikan dengan lafal kita misalnya kata Kuitansi
contoh dalam kalimat : Kita menyadari bahwa kondisi bangsa yang "heterogen" dan "pluralis" memerlukan pendekatan dan metode yang sangat "komprehensif" untuk membangun bangsa kita yang besar.
Cermati puisi berikut !
Kata Siapa karya Ely Anwar
Manusia setengah Tuhan ! Kata siapa?
Manusia setengah malaikat kata siapa?
Manusia seperti nabi kata siapa?
Manusia penghapus dosa! kata siapa?
Manusia Waliyullah kata siapa?
manusia yang suci kata siapa/
Manuisia yang serba tahu kata siapa?
Manusia petunjuk umat kata siapa?
Manusia guru bangsa kata siapa?
Manusia serba tahu di atas
Manusia yang serba tahu yang maha tahu?
Manusia serba bisa di atas yang maha bisa?
Astagfirullah al azim! Astaqfirullah al azim! astagfirullah al azim
Pujalah Dia yang pantas dipuja
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sembahlah Dia yang pantas disembah
Sujudlah pada-Nya karena kita pantas sujud pada-Nya
bukan yang lain selain dari-Nya
1. isi puisi tersebut mengenai Allah, maka senantiasa memuja kehebatan dan keagungan Allah
2. Puisi tersebut banyak mengulang kata-kata atau menggunkan majas "REPETISI"
3. bentuk puisi tersebut adalah bentuk puisi kontemporer
Dalam salah satu Gurindam yaitu : " Hendaklah memegang amanat buanglah khianat, artinya jika memagang amanat, hendaklah tidak khianat.
perhatikan Puisi berikut yang menggunakan "majas personifikasi"
Matahari (Lintang Sugianto)
Dalam panjangnya hari
Ada laut yang kusebut sepi
Tergopoh-gopoh sekujur tubuh langit
....................................
Ungkapan/ makna "Dalam Termangu" dalam puisi berikut adalah "Keadaan tidak menentu"
Doa
Tuhanku
dalam termangu
aku masih menyebut namaMu
Sudut Pandang orang ketiga serba tahu
Contoh :
Ayah masih saja pendiam. Sering bertanya pada diri sendiri: mengapa ayahku begitu pendiam? apakah ia sedang mengalami ujian.....
Sudut Pandang"Orang pertama Pelaku utama"
Contoh :
"Umi papa ikhlas dunia akhirat tidak Umi urus dan Umi perhatikan asal Umi ikhlas dalam melaksanakan tugas sebagai Guru dan pendidik.Umi jangan Umi mengharapkan imbalan di dunia tapi jadikanlah tabungan Umi untuk akhiratkelak dengan menjadi guru"
"iya ..Pa.." aku jadi malu pada suamiku. suamiku benar-benar menguatkan imanku, batinku dan perasaanku.
Latar suasana adalah keadaan perasaan tokoh utama atau keadaan alam sekitar. latar suasana yang tampak adalah suasana sedih dan malu.
Amanat yang terkandung dalam kutipan cerpen di atas adalah pesan pengarang mengenai peran istri " Istri harus memperhatikan keadaan suami di samping tugasnya,"
Amanat adalah pesan pengarang dalam cerita
baca kutipan berikut :
Adapun permusuhan, Tuanku, begitu pula persahabatan, " jawab pendeta Baidaba."Tiadalah kekal selama-lamanya. Kadang-kadang permusuhan berubah jadi persahabatan dan kadang-kadang kebalikannya. Tiap-tiap perubahan itu tentu ada sebabnya. Oleh sebab itu, orang yang cerdik tiada segan berdamai dengan musuhnya kalau ada keperluannya, tiada malu mengharap pertolongan musuh untuk mengelakkan bahaya atau merebut yang diingini.(Hikayat Kalilah dan Dimnah)
membaca hikayat di atas isi yang terkandung dalam cerita tersebut adalah :Tiap-tiap perubahan dalam hidup ada sebabnya.
amanat yang terkandung adalah Orang yang cerdik adalah orang yang bisa menempatkan diri
BAHASA INDONESIA
1. Penulisan uraian identitas pelamar harus menggunkan huruf kecil, contoh :
nama ; Siti Amalia
tempat,tanggal lahir : Jakarta, 31 Desember 1990
alamat : Jalan Swasembada Timur V Nomor 10
pendidikan : S 1 Bahasa Indonesia
2. Atas perhatian dan Budi baik Bapak, saya menghaturkan banyak terima kasih.
perbaikannya adalah : atas perhatian Bapak, saya mengucapkan terima kasih
3. kata baku artinya kita tidak menggunakan kata dialek daerah, misalnya kata: Nggak = tidak, aja = saja
perhatikan kalimat yang tidak baku berikut : "Kepada para siswa diharapkan mentaati segala aturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
Perbaikannya : "Para siswa diharapkan menaati segala peraturan yang telah ditetapkan di sekolah ini"
4. Paragraf generalisasi adalah paragraf yang menarik kesimpulan secara umum cirinya menggunkan jkata jadi, misalnya : "Jadi uang dapat bermanfaat sesuai dengan keperluan masing-masing orang"
5. Penulisan catatan kaki berbeda dengan penulisan daftar pustaka. dalam catatan kaki nama pengarang tidak dibalik, dan mengikuti kaidah yang disyaratkan , contoh :
Suroto dkk.Bahasa Indonesia.(Jakarta : Galaksi Puspa Mega,2001), hal. 294
Daftar Pustaka. contoh penulisan:
Nauman,Indra Jaya. 2008. Penuntun Mengenali, Memahami, dan menghargai Puisi. Yogyakarta: Adicita.
6. Silogisme dan Entimen
ingat rumusnya: PU = A = B. PK C = A, K = C = B, dan entimen C = B karena C = A
contoh
A = Masyarakat DKI Jakarta
B = merayakan tahun baru di Monas
C = nama orang misanya Zaky
jadi = Masyarakat DKI Jakarta merayakan tahun baru di Monas
Zaky masyarakat DKI Jakarta
Zaky merayakan tan baru di Monas
Entimen ?????
7. Frase
Masih ingat tentang frase?
hal yang harus dilakukan adalah mencari pola kalimatnya yah?
contoh :
Anita sedang membaca buku pelajaran di perpustakaan
Frase : sedang membaca, buku pelajaran, dan di perpustakaan
Frase verbal : frase kata kerja ingat Verb!!
contoh : Baskoro lama membisu di kuburan ibunya.
Frase adjektif : frase kata sifat
contoh : Rambutnya "terlihat lusuh" dan "sangat kusut" . Tas hitam di punggungnya seperti bahan yang memberatkannya
Frase atributif berimbuhan : frase salah satu kata pelengkap yang berimbuhan. contoh : Kami gemar membaca cerita bersambung : Frase atributif berimbuhannya : "Cerita bersambung"
8. Klausa utama dan Klausa bawahan dalam kalimat majemuk
Klausa utama atau kalimat tunggal
contoh :
Pemerintah juga mengakui bahwa pemanfaatn hasil kekayaan alam Provinsi Papua belum dimanfaat secara optimal untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat asli.
klausa utamnya adalah : Pemerintah juga mengakui
9. Penulisan kata serapan :
penulisan kata serapan disesuaikan dengan lafal kita misalnya kata Kuitansi
contoh dalam kalimat : Kita menyadari bahwa kondisi bangsa yang "heterogen" dan "pluralis" memerlukan pendekatan dan metode yang sangat "komprehensif" untuk membangun bangsa kita yang besar.
Subscribe to:
Posts (Atom)
Back Home Pasien Covid
Good bye Wisma Atlet Hari ke-14 di Wisma Atlet "Menunggu Surat" Senin, 4 Januari 2021 Ini hari ke-14 di Wisma Atlet. Katanya kami ...
-
Belajar Arti Merdeka Baca Teks berikut dan KERJAKAN TUGAS LITERASI diakhir teks!!! Jika terdengar lagu Indonesia Raya apa ...
-
STANDAR KOMPETENSI : Mendengarkan 1. Memahami informasi dari berbagai laporan KOMPETENSI DASAR : 1.1 Membedakan anta...
-
Wabah Covid 19 membuat siswa harus belajar di rumah. berbagai gaya mereka tunjukkan ketika mengerjakan. Seru pastinya ada yang tidura...