Friday, September 30, 2016

SKENARIO FILM REMAJA 30 MENIT

Skenario ini adalah naskah yang harus dipersingkat dari 43 halaman harus menjadi 10 halaman. Kebayangkan pusingnya harus memangkas begitu banyak kalimat dan isi cerita.
Ketika Harus Jujur
Karya  Dra. Seni Asiati, M.Pd
Guru SMP Negeri 266 Jakarta Utara

SINOPSIS




Film berdurasi 30 menit ini menceritakan tentang seorang siswa SMP yang duduk kelas IX SMP swasta Harapan Nara di Jakarta. Siswa bernama Ilham memiliki tiga orang sahabat yang bernama Bagas, Meiza dan Siaga yang juga satu kelas dengannya. Di usianya yang masih terbilang belia Ilham tergiur dengan kecurangan-kecurangan yang ia lakukan demi mendapatkan keuntungan. Mulai dari membohongi orang tuanya tentang harga bukumemanipulasi nilai yang diberikan guru, hingga membohongi teman-temannya demi mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri.
Di usianya yang remaja Ilham sudah mulai tertarik dengan lawan jenisnya, walau hanya sebatas mencari perhatian. Anita gadis teman sekolah Ilham. Berbagai cara dilakukan Ilham untuk mencari perhatian Anita. Ilham sering mentraktir Anita dan sahabatnya makan di kantin. Awalnya Anita tidak curiga pada Ilham yang selalu memiliki uang untuk mentraktirnya. Sikap Ilham ini lama kelamaan membuat Anita  mencurigai ilham. Apalagi teman-teman di sekolah membicarakan Ilham yang selalu mencari keuntungan.
Perlahan kecurangan ilham diketahui Anita. Tindakan Ilham yang mencari uang dari hasil menaikkan harga barang demi keuntungan sendiri sudah melewati batas anak usia sekolah. Anita mengajak sahabat-sahabat  Ilham untuk membuka kebohongan Ilham.  Apalagi telah ada korban dari ketidakjujuran Ilham, yaitu Mia. Sebagai teman Anita tak ingin Ilham makin jauh terperosok ke dalam lubang KORUPSI. Usia muda perlu ditanamkan intergritas yang terpuji. Ilham yang berusaha membuat temannya belajar seperti dia untuk mencari keuntungan dengan tidak jujur. ternyata tak bisa memainkan peran sekehendak hatinya. Pertaruhan antara pesahabatan dan kejujuran merupakan tantangan bagi Ilham.
Deskripsi Tokoh
Karakter 1 (tokoh utama)
Ilham Syahroni : pelajar kelas IX.Ramah dan suka menolong tentu saja dengan pamrih.
Kepribadian karakter: memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai sesuatu. Merasa antusias dengan sesuatu yang baru dan berani mengambil resiko.Karakter protagonis yang baru saja mengalami pubertas mencoba keluar dari karakter aslinya yang berkpribadian jujur menjadi membohongi orang tuanya dan memanipulasi nilai ujian, mengambil keuntungan dari diskon makanan. Dari sikapnya itu ia mendapat hukuman dari sekolah dan kehilangan kepercayaan dari orang tuanya dan sahabatnya.
Kekuatan karakter: dipercaya orang tua dan sahabat-sahabatnya. Pintar karena termasuk sepuluh besar di kelas. Karena ingin mempertahankan reputasinya maka ia bertindak tidak jujur.
Kelemahan karakter: mengambil resiko tanpa memikirkan akibatnya dan akhirnya menyesal sendiri.
Karakter 2 (cameo)
Bagas Santiko, Alda Meiza,dan Siaga Pratama
Bagas: perawakan tubuhnya kurus berkaca mata,Bagas berwatak keras tapi bijak.
Meiza: biasa dipanggil zaza, perawakan gendut, berkulit putih, dan suka ngemil gorengan kantin. Selalu ingin tahu apa yang dilakukan temannya.
Siaga: panggilannya Gaga. Hobinya otak atik teka teki silang. Sehingga kadang acuh dengan sekelilingnya/
Kekuatan tokoh pembantu (cameo): setia kawan dan berani berkorban demi teman.
Kelemahan tokoh pembantu (cameo): mudah tergiur ajakan dan omongan ilham.
Tujuan karakter: membantu karakter kedua (Anita) dan karakter pertama untuk menguak kebohongan Ilham
Karakter 3
Nama: Anita Salsabila, siswi kelas 9, usia 15 tahun
Hubungan dengan karakter utama: teman Ilham sejak kelas 8. Hubungan dengan cameo: cukup dekat dengan Bagas, Meiza dan Siaga. Meminta bantuan mereka untuk mengungkap permasalahan Ilham berusaha membantu Ilham keluar dari masalahnya.
Kekuatan: mudah membuat Ilham percaya.
Kekurangan: tergiur dengan ajakan Ilham yang selalu mentraktirnya makan tanpa menanyakan asal uang yang diperoleh Ilham.
Skenario Film Remaja : Ketika Harus Jujur
Durasi: 30 menit
Segmentasi penonton: 13+
FADE IN
Int. di dalam rumah - pagi hari
Cast: Ilham dan Mamah
ILHAM:“Mah, aku berangkat sekolah dulu” (sambil memasang tali sepatunya)
MAMAH: Sarapannya kok gak dimakan?"
ILHAM:"Oia mah, aku disuruh beli buku nih hanya aku yang belum bayar Mah, malu  harga 1 buku 50 ribu, kalo gak salah ada 5 buku deh"(berdiri menghadap mamah sambil menadahkan tangan)
MAMAH: "oh gitu, ya sudah nih 250 ribu nanti kembalinya kembalikan ke mamah yah" (sambil menyerahkan tiga lembar uang seratus ribuan)
CUT TO
INT. Di dalam kelas - pagi hari
SIAGA: "Woi Am, sini santai dulu?” (asyik mengobrol dengan dua sahabatnya)
MEIZA: "ntar makan enak yuk, nih baru dapat duit dari Omku"(sambil menunjukkan uang seratus ribuan)
BAGAS: "asyikk dah lama gak makan enak, eh cukup gak yah?”
ILHAM:"Hahaha gampang ntar gw tambahain kalo kurang"
(sambil menunjukkan uang yang diberikan ibunya dan mengibas-ibaskan ke hadapan ketiga temannya  yang bengong)
SIAGA: "Wah gila, banyak duit lu Am, nyolong darimana lu?"
ILHAM: "Hahaha enak aja lu, ini duit buat beli buku tahu, sengaja gue minta lebih biar sisanya buat gue"
BAGAS: "Wah gila lu bukukan harganya cuma tiga puluh ribu, buku yang disuruh juga cuma tiga, ngambil untung banyak lu hahaha, parah sama ortu aja masih korupsi"
MEIZA: "Boleh juga taktik lu bro, gue coba ah entar hahaha"
CUT TO
EXT. Kantin sekolah. Siang. jam istirahat
PAK BUDI: "Ilham! Tolong bawakan kertas-kertas ulangan ini ke meja saya di ruang guru yah, ada di dekat loker paling kiri mejanya" (sambil menyerahkan setumpuk kertas ulangan)
ILHAM: "Tapi pak, saya mau makan dulu, lapar nih lagian saya ditunggu teman yang juga kelaperan tuh"
PAK BUDI: "Ah sudah nanti saja makannya, bapak juga lapar nih ribet kalo bawa kertas sebanyak itu, cepat nanti keburu tambah ngantri nih katanya kamu lapar"
CUT TO
EXT. Koridor sekolah. Siang.  jam istirahat
ILHAM: "Loh ini kan lembar ulangan IPA kemaren, nilai gue berapa yah?” (Sambil mencari-cari namanya di beberapa kertas yang langsung ia temukan di kertas yang paling bawah)“Hah nilai gue 5? Perasaan yang gue isi benar  deh, ah gue ubah aja kali yah bisa jatuh reputasi gue kalo dapat segitu nih" (sambil mengeluarkan pulpen dari kantong baju)
MIA: "Ilham! Lu ngapain? Nyoret-nyoret kertas nilai?"
(Seorang siswi muncul tiba-tiba dari belakang Ilham yang memergoki Ilham)
ILHAM: "Ah lu ngagetin aja, eh awas lo jangan aduin ke pak Budi yah, nih gue ganti juga nilai lu,lu anak kelas B kan?"
MIA: "Korupsi nilai lu Am itu namanya"
ILHAM:"Yah gak apa-apa,sekali-kali bolelah habis ulangannya kan susah banget kemarin,lu juga udah gue ubah nih nilainya jadi jangan ngadu ke siapa-siapa lu ya!"
MIA: "Iya juga sih,apalagituh IPA pelajaran ujian nasional, oke deal deh, udah diganti kan?"(dengan wajah meyakinkan dan mengintip nilainya untuk memastikan sudah diubah atau belum)
ILHAM: "Sial ketahuan deh gue, mudah-mudahan tuh cewe gak ngaduin gue, kalo dia ngadu, gue aduin balik dah"
CUT TO
Int. ruang kelas - sore hari tepat jam pelajaran terakhir
BAGAS: "Bro kok bisa sih lu ga remedial? Setau gue kemarin lu gak selesai tuh sepuluh soal."
ILHAM:"Rejeki anak soleh bro, Tuhan sayang sama gue hahaha"
BAGAS: "Woh anak soleh apaan lu, solat jumat aja datang pas-pasan waktunya"(dengan wajah meledek)
CUT TO
EXT.Di luar ruangan - di halaman parkir sepeda- sore hari
MEIZA: "yuk langsung makan!"(sambil menunjukkan uang seratus ribuan)
ILHAM: "Setuju"(sambil mengangguk dan diikuti oleh Bagas, Meiza, dan Siaga)
CUT TO
INT.Di dalam ruangan - restoran siap saji - sore hari
ILHAM: "Sini gue yang antri beli, kalian cari tempat
KASIR: "Silakan Mas, ada diskon untuk pelajar dengan kartu siswa, gratis kentang goreng "
(Ilham berpikir sebentar melihat sekeliling ada atau tidaknya pemberitahuan diskon pelajar,lumayanlah gak usah bilang karena tak ada pemberitahuan diskon tandanya aman)
ILHAM: "Oke Mba, pesan paket 1 yang ayam isi 6, sudah sama minumkan? dan diskon 50 persen?" (sambil menunjuk menu yang ada di papan atas kasir)
CUT TO
SIAGA: "Eh baca chat group kelas deh, masa katanya ada anak B namanya masih dirahasiakan, ketahuan kalau nilai ujian IPAnya dipalsuin,kira-kira siapa yah? Parah banget  tuh cewe yah hahaha"
BAGAS:"Bukan parah sih, lebih ke bego kayaknya, nekat ganti nilai sendiri, tapi kok bisa yah?" (lham yang mendengar hanya terdiam)
SIAGA: "Wah lu pesen kentang juga? Padahal gue tadi berharap duitnya kurang banyak biarlu bisa nambahin hahaha"
ILHAM: "Yee uangnya ngepas, tapi karena gue baik hati dan baru dapet rezeki jadi gue traktir deh kalian hahaha"
SIAGA: "Seriusan?Bohongin ortu lo bilang rezeki Hahaha  kualat lo itu namanya korupsi bukan rezeki kelesss.Tapi sering-sering lu ngibulin emak lu biar makan enak terus hahaha"
CUT TO
INT.dalam rumah Ilham.sore
Suasana rumah terbilang sepi hanya ada mamah yang sibuk dengan piring-piringnya di dapur.
ILHAM: "Assalamualaikum, aku pulang Mah"
(sambil melepas sepatunya dan meletakkannya di rak sepatu)
MAMAH: "Waalaikumsalam, sore banget nak pulangnya, lapar gak?
ILHAM: "Tadi aku udah makan Mah sama teman-teman, oh ya ini uang kembalian buku Mah"
(Ilham berjalan menuju kamar tanpa menjawab perkataan Mamah, sebenarnya sedih harus membohongi mamah)
CUT TO
EXT. di luar kelas. Pagi
Ilham memandangi telepon selularnya dengan wajah serius dan tampak kesal.
ILHAM: “Sialan,kenapa si Mia pake acara ketahuan lagi  nilainya yang gue ganti kemarin, trus berani-beraninya dia ngancem gue lewat sms begini” (berkata dengan diri sendiri sambil memandang telepon selularnya, Anita melihat kelakuan Ilham).
ANITA: “Pagi Ilham, kok lesu banget hari ini? Gak kayak biasanya”
ILHAM: “Ah nggak apa-apa kok, aku cuma ga mood aja”

CUT TO
INT.ruang BP. Siang hari
GURU BP: “Ilham, benar kamu yang mengubah nilai ulangan Mia? Apa kamu juga mengubah nilai ulangan kamu?”
ILHAM:  “Bukan saya Bu, gimana caranya saya bisa mengganti nilai ulangannya coba Bu?”
GURU BP: “Pak Budi bilang kemarin dia menitipkan lembar ulangan ke kamu waktu di kantin untuk dibawa ke ruang guru”
ILHAM:  “Iya benar saya yang membawa kertas itu, tapi waktu pak Budi menyuruh saya bawa ke ruang guru saya langsung bawa bu, Tanya aja guru-guru yang ada di ruang guru karena mereka melihat saya menaruh kertas itu di meja pak Budi trus keluar ruangan langsung”
GURU BP: “Baiklah kalau begitu, kalau menurut kamu tidak bersalah tapi kalau terbukti kamu bersalah kamu harus siap untuk di skors dan terancam dikeluarkan”
ILHAM: “Baiklah Bu, saya akan buktikan kalau saya tidak bersalah” (menandatangani surat perjanjian)
CUT TO
EXT.luar ruang kelas.siang
ANITA: “Ilham! Tunggu ”
(berteriak sambil berlari menghampiri ilham yang sedang bersama ketiga temannya) Aku pinjam telepon kamu dong, mau Telpon papah untuk jemput aku sekarang, aku kehabisan pulsa”
(Ilham memberikan ponselnya Anita melihat isi SMS dan menemukan SMS dari Mia, isi SMS tersebut dikirimkan ke telepon selular Anita, tidak lupa mengirim SMS papah Anita agar Ilham percaya Anita benar menggunakan telepon selularnya)
ANITA: “Makasih ya  Am. Gas, Za, Ga, gue pulang duluan yah. Bye!”(berpamitan pada Ilham, Bagas, Meiza dan Siaga)

CUT TO
EXT.lapangan parkir. Siang
Ada bebarapa orang menyebarakan brosur promo di Bachine fried cgiken, siaga mendapat brosur itu.
SIAGA: “Kemarin kan kita makan disini yah? Lu kok gak dapet promo Am?” (dengan ekspresi heran dan bertanya kepada Ilham)
ILHAM:  “Kemarin belum promo guys”
SIAGA: “Emang yah? Tapi ini promo, berarti dari kemarin tuh promonya (masih tidak percaya dengan perkataan Ilham)
MEIZA: “Udah ribet lu, udah jadi kotoran tuh makanan, lagian lu gak inget kemarin Ilham bilang dia ikutan belikan kita kentang goreng karena uangnya pas berarti ga ada promo”
BAGAS:“Eh bentar gue ada telpon penting, Halo Nit, ada apa?” (sambil mengangkat telepon menjauhi kali)
ANITA: “Gas lagi pada dimana? Am gak disana? Ada hal gawat nih Gas” (suara Anita sedikit resah dan khawatir, Bagas yang mendengar langsung menunjukkan ekspresi kaget)
BAGAS: “Hah? Maksud lu gimana? Coba jelasin ke gue”
ANITA: “Jadi ternyata benar Gas,Ilham yang mengganti nilai ujian IPA Mia, dan dia juga yang mengubah nilai ujian IPAnya”
BAGAS: “Hah serius lu? Pantes Ilham gak ikut remedial,lu tahu darimana Nit?”
ANITA: “Tadi gue ngecek hpnya dan benar saja ada SMS dari Mia yang mengancam bakal ngadu kalau Ilham yang ubah nilai dia, belum lagi Mia yang dibuly oleh teman-teman sekelasnya. Sekarang Mia sakit, aku baru menengoknya
BAGAS: “ Oh gitu gawat juga yah Ilham. Ya udah Nit, gak usah khawatir, kita minta Ilham mengaku”
BAGAS: “Am, duit lo kan masih ada, beli air mineral 4 botol dong, ntar gantian deh”
ILHAM: “Ambil sendiri tuh di dompet gue tapi benar yang gantian, masa gue terus”
BAGAS: “Yah benarlah, ntar gue deh yang ganti” (mengambil dompet Ilham dan membukanya, tiba-tiba ada selembar kertas putih jatuh ke lantai. Bagas memunggutnya dan melihat kertas itu)“Apa nih?”
BACHINS FRIED CHICKEN total 100 ribu diskon pelajar 50 ribu total jadi 54 ribu” (ekspresi wajah Bagas berubah menjadi kaget dan sedikit kesal)
SIAGA: “Muka lu kenapa Bro? siapa yang telepon lu sampe bikin muka lu begini.”
ILHAM:“Kenapa lu? Kesel banget keliatannya”
BAGAS:“Gue mau ngomong serius sama kalian, tapi gak disini. Kita pindah tempat”
ILHAM:“Ke rumah gue aja, nyokap gue lagi pergi. Keliatannya yang mau lu omongin serius soalnya muka lu berubah aneh”
CUT TO
INT.rumah Ilham. Sore
Suasana rumah Ilham yang sepi membantu mereka semua untuk berbicara serius.
BAGAS: “Ada yang mau lu bilang ke kita, Am?”
ILHAM: (salah tingkah akibat sorotan mata Bagas) “Maksud lu apa? Bilang  apa sih gak jelas lu”
BAGAS: (mengeluarkan kertas dari balik kantong jaketnya dan membantingnya ke meja)“Apa ini! Lu bohong kan sama kita tentang promo makan yang lu bilang? Tuhan tuh gak tidur, ini kertas jatuh dari dompet lu?  Kenapa lu harus bohong sama kita sih, tega banget sama teman lo bisa korupsi gitu?”
ILHAM:“Apaan sih” (kaget saat melihat kertas yang ditunjukan Bagas sehingga membuatnya diam seribu kata)
(Siaga dan Meiza ikut melihat kertas yang dikeluarkan Bagas, mereka menunjukkan ekspresi kaget dan tidak percaya)
SIAGA: “Wah parah deh, bukan hanya ortu yang lu korupsi yah teman juga yang uangnya pas-pasan tega lo tilep duitnya
ILHAM: “Maafin gue”
BAGAS: “Sudah seharusnya lu minta maaf sebab lo salah! Yang gue heran kok lu tega yang sama teman sendiri? Gue sih oke aja waktu lu bilang ngibulin mamah lu tentang buku. Karena gue pikir itu nyokab lu, duit nyokab lu sendiri. Tapi kenapa lu kibulin kita juga,lu ambil keuntungan sendiri?”
ILHAM: “Maafin gue, gue gak sengaja, ada promo makan yang kalian gak tahu, ya udah gue coba bohongi lo semua, duitnya belum gue pake kok karena jujur aja gue masih merasa bersalah karena udah bohong sama kalian”
BAGAS: “Dan satu lagi, kenapa lu ubah nilai ujian IPA Mia? Jujur lu juga ubah nilai ujian lu kan? akibat perbuatan lu sekarang Mia sakit karena tidak tahan dengan ejekan teman-teman
SIAGA dan MEIZA: “Apaaaa!!”
MEIZA:“Jadibener Am? Lu bacakan ocehan-ocehan anak angkatan yang ngejek Mia di chat group angkatan kita? Semua kata-katanya kasar! Lu gak tega apa cewek ga salah apa-apa dibuly sekasar itu di grup? Parah lu!”
ILHAM:“Gue harus gimana? Gak mungkin gue tiba-tiba ngaku gitu ajakan? Dan… tadi di ruang BP  Guru BP bilang kalau sampai ketahuan siapa yang mengubah nilai dia akan diskor dan terancam dikeluarkan”
SIAGA: “Lu harus minta maaf, sesegera mungkin. Ajak Mia ke ruang BP dan lu harus mengaku semua kesalahan itu
BAGAS: “Gue setuju sama Gaga, dan satu lagi. Lu harus minta maaf sama nyokap lu karena sudah ngebohongin  kayak gitu, gue yakin pasti lu sering gak jujur sama ortu lu!”
MEIZA: “Besok lu dateng pagi-pagi nanti kita atur strategi bareng sebelum lu ngaku ke ruang BP”
CUT TO
EXT.halaman sekolah. Pagi
ILHAM:“Anita, maafkan aku gak jujur sama kamu, terima kasih berkat kamu aku bisa mengakui semua kesalahan aku hari ini,
makasih juga bro, kalau bukan karena kalian gue gak mungkin punya keberanian buat melakukan ini semua”
 “Mia, maafkan gue karena lu harus jadi korban cemoohan anak-anak seangkatan, gue akan bertanggung jawab dengan kesalahan yang udah gue lakukan” (berdiri mematung di hadapan Mia)
MIA: “Iya maafkan gue juga, harusnya gue pura-pura gak ngeliat lu waktu itu jadi ini semua gak akan terjadi, tapi Tuhan kirim gue supaya ini bisa berakhir dan kita belajar untuk jujur tidak korupsi” (dengan tersenyum berusaha kuat menghadapi hari ini)
CUT TO
INT.ruang BP.pagi
Ilham dan Mia masuk ruangan BP dengan perasaan tak karuan.
ILHAM: “Saya minta maaf atas kesalahan saya yang sudah mengubah nilai ujian IPA saya dan Mia, saya mohon maaf tolong jangan keluarkan saya dari sekolah ini Pak, Bu”
GURU BP: “Sebelumnya kamu sudah menandatangani surat perjanjian itu, kamu bilang kan kalau bukan kamu yang mengubah nilai kemarin dan kamu bersedia bertanggung jawab”
Tiba-tiba Bagas,Siaga,Meiza dan Anita menerobos masuk ke dalam ruang BP dan memohon kepada guru untuk tidak mengeluarkan Ilham dan Mia dari sekolah.
BAGAS:“Tolong Bu, Pak jangan keluarkan mereka dari sekolah,”
MEIZA:Tolong hargai Ilham dan Mia,Bu yang sudah memberanikan diri mengakui kesalahannya.
ANITA:“Saya sebagai teman Ilham dan Mia, saya akan buktikan kalau ilham tidak akan mengulangi kesalahannya ini Pak,Bu.”
WALI KELAS:“Saya setuju dengan mereka semua Bu, Pak Budi. Bagaimanapun juga mereka sudah kelas 9 dan sudah menjadi tugas kita juga untuk membimbing anak murid kita menjadi lebih baik”
(berdiri dan meyakinkan para guru untuk menyetujui perkataannya, pak Budi dan guru BP pun menyetujui hal itu dan memutuskan untuk menutup kasus itu untuk selamanya. Mereka belajar kejujuran dari peristiwa ini bahwa sekecil apapun peluang untuk korupsi harus dibasmi sehingga virus-virus korupsi tidak berkembang)
CUT TO
EXT.lapangan sekolah.siang
ILHAM:“Terimakasih yah teman-teman, makasih banyak sudah membuat gue percaya diri, sudah percaya sama gue” (sambil memeluk ketiga temannya)“terima kasih juga Nit, makasih sudah berusaha mengingatkan (sambil memeluk Anita yang langsung dilepaskan ketiga temannya dan mereka pun tertawa bersama)
FADE OUT.

2 comments:

  1. SERU BANGET CERITANYA
    KARENA MENCERITAKAN TENTANG ANAK YANG HARUS JUJUR ITU SANGAT BAGUS DAN MEMBANTU KITA UNTUK JUJUR DARI KECIL SAMPAI TUA NANTI

    ReplyDelete

Terimakasih sudah memberikan komentar dan masukan

Back Home Pasien Covid

Good bye Wisma Atlet Hari ke-14 di Wisma Atlet "Menunggu Surat" Senin, 4 Januari 2021 Ini hari ke-14 di Wisma Atlet. Katanya kami ...