Thursday, March 7, 2013

PASCASARJANA-KU

AKU SEKARANG M.PD (Makin Percaya Diri)


Alhamdulillah ya Rabb, akhirnya perjuangan dua tahun tuntas sudah, penantian 4 jam menunggu detik-detik sidang tesis yang mendebarkan sudah berlalu. Rabu, 6 Maret 2013 pukul 15.30 Wib aku lulus menjadi magister pendidikan atau M.Pd. Nilainya juga tidak menegcewakan 86.78 atau A-.
Ada cerita dibalik M.Pd yang berhasil aku raih. Mau tahu ceritaku??? Ini ceritanya

Ini ceritaku ketika menjalani sidang tesis. Setelah satu bulan setengah menunggu karena aku mendaftar sidang tgl 29 Januari, baru tgl 1 Maret 2013 ada SMS yang isinya briefing untuk sidang tgl 6 Maret 2013 nanti. Tadinya seorang teman yang mendaftar sidang sebelum aku kok sudah di SMS untuk sidang, karena aku penasaran maka, Rabu 29 Februari siang setelah mengajar di Poltek, aku ke Kampus. Menyebalkan juga bertanya dengan staf TU di Pasca, seorang wanita dengan wajah tanpa senyum membuatku kesal juga awalnya. Aku masuk ke ruang TU Pacasarjana dengan maksud mencari tahu kok aku belum dipanggil untuk sidang. Ada beberapa staf TU di sana karena yang pria sibuk maka aku bertanya dengan seorang wanita berambut panjang bertahi lalat (belakangan aku baru tahu namanya). “Mbak maaf mau tanya saya belum dipanggil sidang yah”, tanyaku.
Dengan datar dan tanpa senyum si Mbak menjawab,” Namanya siapa Bu?”. Aku jawablah namaku, kemudian dia mengatakan bahwa dirinya kebetulan sedang ingin memberi kabar lewat SMS untuk aku agar datang Jumat nanti untuk briefing. 
Karena merasa aku sudah hadir di sana maka aku katakan, “ ga usah di SMS mba kan saya dah ada apa sih isi SMS nya?”, 
Dengan ketus dan juga tanpa senyum si Mba menjawab,” Nanti Bu, baca aja SMS nya”. Alamak mahal kali, tak mau ia rupanya membagi informasi langsung maunya menggunakan teknologi yang selalu ia genggam.
Tak berapa lama HP ku berbunyi tanda ada SMS masuk. Aku baca isinya tentang jadwal sidang dan briefing hari Jumat pukul 13.00, katanya juga kalau sudah terima SMS mohon konfirmasi. Karena aku ada di sana, maka aku konfrmasi secara lisan aku katakan pada si Mba Jutek, “Mba aku konfirm yah”,
Esok harinya kamis, aku dikejutkan dengan dering HP, dan kulihat  no si Mbak yang SMS kemarin katanya ‘Bu dah terima SMS belum?”, 
Aku jawab “Sudah”.
Terus katanya lagi,”Kok belum konfirm?”
Aku jawab lagi ,”Kan saya ada di sana waktu itu dan secara lisan aku jawab ,”Mba aku konfirm yah”. 
Terus kata si Mbak,”Harusnya SMS balik Bu”. O.. alaalallallallllaaaa... ternyata hari gini birokrasi masih aja dipakai. Yah sudahlah dengan jengkel dan mangkel, aku SMS aja, yang isinya: “Mba yang terhormat setelah mendapat SMS saya konfirmasi untuk kehadiran saya nanti briefing sidang tesis yah, terima kasih.” Hahahahahhah mau tertawa rasanya dengan kelakuan si Mba. Kata temanku mungkin dia hanya melaksanakan prosedur saja biar ada bukti fisik kalau sudah mengirim dan dapat konfirmasi dari peserta sidang. Ah masak sih apa mungkin SMS di HPnya ditunjukkan ke koordinator? Menurut pembaca mungkinkah? Karena saya lihat dia selalu mainkan HP di TU di sela-sela kerjanya, entah siapa yang dia kirimkan SMS kan tidak mungkin tiap hari sidang.
Nah itu cerita sebelum sidang, mau tahu kelanjutan cerita sidang tesisiku...??? baca lagi yah semoga ga bosen.
Hari itu Rabu, 6 Maret 2013, pagi itu aku berangkat dengan semangat yang deg-degan, mampir dahulu ke rumah orangtua memohon restu. Kebetulan ada adik ayahku yang datang dari Palembang untuk menengok ayahku yang sudah sebulan ini sakit. Restu dan doa aku mohonkan agar aku dapat lancar menghadapi sidang nanti.
Si Moni yang perkasa membawaku melaju ke Depok, yah pagi nya aku masih mengajar di Poltek sekaligus masih jadi tim editor buku teks kurikulum 2013. Pukul 10.00 setelah mengajar, aku lanjutkan mengedit buku di ruang aula lantai 3. Pukul 12 aku pamit karena perjalanan ke kampus takut macet, padahal aku peserta ke 18 dari 20 peserta sidang. Sampai di kampus masih pukul 12.30, setelah registrasi perutku yang keroncongan meminta diisi. Aku ajak satu kawanku tapi karena lagi etgang tak ada niatnya untuk makan. Jadilah aku pergi makan seorang diri. Menu soto ayam aku pilih sambil tidak lupa membelikan penganan untuk teman yang tegang.
Masih pukul 13.00 sehabis sholat dan memohon petunjuk Allah SWT, aku berkumpul dengan sesama rekan di ruang perpustakaan. Satu persatu dipanggil untuk sidang, ada yang etrtawa bahagia, ada yang menangis, ada yang tersenyum simpul. Rekan-rekanku yang belum sidang sibuk menghapal, mencatat, dan berlatih. Aku sendiri bingung, mau ngapain yah. Akhirnya kuputuskan untuk mengademkan hati aja biar tidak bertambah tegang.
Akhirnya saat itu datang juga tepat pukul 15.30 aku maju sidang. Setelah berdoa Bismillah aku mulai prsesntasi, suaraku mantap dan lugas, pertanyaan pertama dari pak Supeno, dekan Bahasa katanya”Eksperimen apa yang Anda lakukan?” aku jawab dengan jelas dan pasti. Selesai. Pertanyaan selanjutnya dari Prof Maryoto, katanya” Anda belajar SPSS dari siapa? Aku ajwab prof Suparman dan baca buku. Trus katanya, kok angkanya tidak relevan, coba diteliti lagi mungkin ada yang salah dalam memasukkan data yah”. Aku menurut dan mengangguk karena hanya itu senjata selanjutnya.
Setelah semua peserta sidang selesai waktunya Yudisium. Semakin deg... deg...an nih. Ya Allah semoga sukses minimal dengan nilai yang tidak memalukan. Maklumlah ada 6 orang temanku yang aku buatkan Tesisnya , masa nilaiku di bawah mereka malunya nanti.
Setelah pesan dan kesan dari Bapak - bapak Profesor penguji dengan harapan agar kami dapat mengamalkan ilmu yang kami miliki, akhirnya ibu Sumaryati selaku sekretaris Pasca mengumumkan nilai kami. satu persatu diumumkan dan akhirnya tiba nilaiku. "Seni Asiati dengan nilai 86.78 predikat A-. Alhamdulillah Ya Rabb akhirnya aku lulus juga. Puji syukurku padaMu Zat yang Maha Mengetahui.
Nah bagaimana dengan pembaca? semoga pengalaman ini dapat memotivasi pembaca untuk maju dalam pendidikan

Monday, September 17, 2012

PENGUMUMANAN

TIPS MEMBACAKAN TEKS PENGUMUMAN

Berbicara ternyata tidak semudah menulis, perlu keberanian untuk melakukannya. Apalagi bila berbicara itu kita lakukan di depan orang yang belum kita kenal. Cara membuka percakapan agar tidak terkesan basa basi perlu diketahui. Berikut ini tips membacakan teks pengumuman.
1.       Ucapkan setiap fonem, kata, atau frasa dengan lafal yang benar agar mudah dan jelas dipahami orang
2.       Lafalkan kata secara tepat, karena kesalahan pelafalan dapat mengubah makna
3.       Lagu kalimat (intonasi) hendaknya bervariasi. Tinggi rendah, lambat-cepat, dan keras lembutnya suara harus benar-benar diperhatikan
4.   Pemberian jeda atau perhentian sementara yang tepat. Jeda adalah perhentian sebentar untuk mengambil nafas
Misalnya :
a.       Pemilik  mobil/ B 1943 OUE/ diharap/ ke tempat parkir//
b.      Mahasiswa baru/ belajar di gedung baru//
c.       Mahasiswa / baru belajar/ di gedung baru//

Pengumuman yang di tulis tentulah berbeda dengan pengumuman yang dilisankan. Pengumuman tertulis hendaknya memakai kalimat yang efektif dan komunikatif. Pengumuman seperti itu mudah dipahami dan tidak menimbulkan kesalahan pemahaman bagi pembacanya. Kalimat efektif adalah kalimat yang singkat, kjelas, dan sesuai dengan tata bahasa yang benar. Sedangkan kalimat yang komuniaktif  adalah kalimat yang menggunakan kata-kata atau istilah yang tepat dan mudah dimengerti oleh pembacanya.
Perhatikan contoh berikut :
1.       Bagi kelas yang tidak mengikuti lomba akan dikenai sanksi.
2.        

IMBUHAN

PROSES AFIKSASI

Kali ini mari kita bahas Afiksasi yang terdapat dalam bahasa Indonesia dan penggunaannya dalam kalimat.
Afiksasi adalah bentuk kata berimbuhan yang terdiri atas prefiks (awalan), infiks (sisipan), sufiks (akhiran), konfiks (gabungan awalan-akhiran), dan simulfiks (awalan dan akhiran). Dalam proses imbuhan dapat berakibat perubahan jenis kata, bentuk kata, dan makna kata.
misalnya :
Kata Duduk
  • Jenis kata    :  Kata kerja : Duduk
  • Makna kata  : Proses
  • Bentuk         : kata dasar
Setelah mendapat afiksasi ke-an, maka ada perubahan yaitu : Kedudukan
  • Jenis kata     : Kata Benda
  • Makna kata  : sesuatu yang di-
  • Bentuk kata  : kata jadian
1. Prefiks (awalan)
    Imbuhan Me (N), Pe (N),be (N), di-,  ter-, ke-,  yang terletak di depan kata
    Misal : me (N) + pukul = memuku 
2. Infiks (Sisipan)
    Imbuhan -el, -er, ir, yang terletak di tengah sebuah kata
    Misal : -er + gigi         = gerigi
               -el + gembung = gelembung
3. Sufiks (akhiran)
    Imbuhan -an, -i, -kan, -nya, -man, -wan, -wati
    Misal  : peluk + an = pelukan
                marah + i   = marahi
                terang + kan = terangkan
4. Konfiks (gabungan)
    Imbuhan me (N)-kan, pe (N)-an, Me(N)-i, yang terletak bersama-sama di awal dan akhir suatu kata.
    Misal  : me (N)-kan + terbang = menerbangkan
                pe(N)-an + tanggung jawab  = pertanggungjawaban
                me(N) -i + garam = menggarami
5. Simulfiks (gabungan)
    Imbuhan me (N)-kan, pe (N)-an, Me(N)-i, be(N)-an yang terletak di awal dan akhir suatu kata. secara  bertahap
    Misal : peluk + -an = pelukan + ber = berpelukan
               salam + -an = salaman + ber = bersalaman



Thursday, September 6, 2012

PASCASARJANA UNTUK GURU INDONESIA

Semester 3 di UI nya Indra


Tulisan ini seperti halnya tulisan lain adalah pengalaman untuk saya bagikan pada semua teman khususnya guru dan juga pembaca blog saya. Harapan di hati, tulisan ini bisa berguna apalagi seiring pemasukan sertifikasi (ha...haa..haa), guru perlu meningkatkan profesionalismenya.


Alhamdulillah, tidak terasa sudah semester ketiga. Kegiatan rutin setiap hari Sabtu yang aku lakukan dari pukul 08.00 - 16.00 untuk mencoba menambah ilmu dan gelar… he..he..he.  Perjalanan Cilincing - Tanjung Barat alias rumahku ke kampus UNINDRA, awalnya memang melelahkan, namun seiring berjalannya waktu rasanya aku memang membutuhkan tambahan wawasan, bayangkan saja ternyata ilmu linguistik, sosiolinguistik yang aku terima di semester sebelumnya ternyata masih kurang. Semester 3 ini Psikolinguistik aku pelajari dengan dosen linguistik sewaktu di semester 1 lalu yaitu Prof. Dr. Basuki Suhardi, seorang pakar linguistik yang mumpuni.
Selain itu bertemu kembali dengan ibu Dr.Hj.Juniar Aji yang mengantarkan matakuliah Desain Kurikulum, alamak apa lagi nih masa kurikulum yang penting diajarkan oleh orang yang kurang menguasai, mau dibawa kemana ni gelar master nanti masa setengah mateng. Yah, apa mau dikata walaupun kurang namun ibu Juniar memberi ruang kepada kami untuk mencari bersama alias sharing tentang kurikulum bahasa.
Dosen ketiga menjadi dosen yang merangkap 2 mata kuliah yakni Dr.E.Zaenal Arifin, semester ini beliau mengajar mata kuliah Kajian wacana dan Seminar. Nah, kalau dosen yang satu ini pas ketika mengajarkan mata kuliah Kajian Wacana, untuk Seminar kayaknya karena karena kurang konsep maka kami langsung ke praktik presentasi seminar tesis yang akan kami ajukan nanti. Selama satu semester setiap Sabtu ada 2 orang teman maju untuk presentasi seminar, bersama-sama kami bahas mulai judul perumusan masalah hingga hipotesis. Walaupun agaknya kurang sreg dengan metode mengajar beliau tentang seminar, namun aku berharap mata kuliah seminar bisa aku terima dengan baik. Dosen terakhir adalah Direktur Pascasarjana yaitu Dr. Suparman, beliau mengajar Aplikasi Komputer, mata kuliah ini mengajarkan bagaimana menggunakan SPSS dalam menghitung sample dan hasil akhir yang dicapai.
Semester 3 ini memang makin mendewasakan dan mengegokan masing-masing teman di kelas, sifat dan watak yang mulanya tidak muncul makin terlihat, semoga tidak memunculkan sentimen dan persaingan dalam perolehan nilai.
Kuliah di Unindra membuat warna tersendiri dalam mendewasakan diriku. Semoga apa yang aku terima akan berguna untukku dan anak-anak didikku nanti. Oh ya aku membuat perhitungan kalkulasi biaya kuliah loh rinciannya sebagai berikut (tidak termasuk buku-buku)
Semester 1
Formulir                    : Rp    200.000
SPP                          : Rp 2.000.000
Dana Pengembangan : Rp 3.500.000
UTS                         : Rp    150.000
US                           : Rp    240.000
Jumlah                      : Rp 6.090.000

Semester 2
Daftar ulang             : Rp    200.000
SPP                        : Rp 2.000.000
UTS                       : Rp     150.000
US                         : Rp     240.000
Jumlah                    : Rp 2.590.000

Semester 3
Daftar ulang            : Rp    200.000
SPP                       : Rp 2.000.000
UTS                      : Rp     150.000
US                        : Rp     240.000
Jumlah                   : Rp 2.590.000

Semester 4
Daftar ulang           : Rp    200.000
SPP                      : Rp 2.000.000
Bimbingan Tesis    : Rp 2.000.000
Jumlah                  : Rp 4.200.000

Jadi jumlah keseluruhan uang kuliah di Pascasarjana UNINDRA tahun 2011-2012 adalah..........................
(TOLONG ISIKAN YAH GA TEGA NIH ISINYA SOALNYA JADI BERTANYA ADAKAH YANG LEBIH MURAH DARI INI?????????)



Wednesday, June 6, 2012

Rekreasi dan Prestasi

Rekreasi diantara Prestasi


Kedua buah hatiku sudah selesai Ujian nasional anakku yang pertama Natasha Anissa lulus dari SMA nya dengan nilai yang sesuai dengan kemampuannya. walaupun untuk jalur undangan belum bisa diterima, namun setidaknya cukup membahagiakan bila ia dengan penuh semangat mau untuk emlanjutkan pendidikan yang tinggi.
anakku yang kedua Raynaldi Krista lulus dari SMP nya dengan hasil yang cukup juga. 

Thursday, January 26, 2012

BELAJAR DARI MUSIK INDIA

Ketika mengunjungi rumah kawan suamiku di daerah Depok Jawa Barat, terasa berbeda. Karena keluarga yang kami kunjungu adalah keluarga India 'Amarjid Singhn (salah kali yah tulisnya). Dua orang anakknya yang manis-manis Gurdip dan Hardip. Sambil bernostalgia kedua anak manis itu menyuguhkan hiburan musik India klasik. Setelah lama mendengarkan baru aku tahu bahwa yang mereka lantunkan adalah musik persembahan dalam ritual agama mereka, namun indah sekali.
Waktu makan siang sang ayah atau biasa mereka panggi Babuji menawarkan makanan siap saji yang diorder dari resto dekat rumah. Namanya bernostalgia, suamiku yang hobi makan Kwetiau memsan menu tersebut. Tuan rumah yang bertubuh tambun dan subur juga ikut memesan dengan catatan tidak pakai daging sapi (menurut kepercayaan mereka Hindu, sapi adalah binatang yang sangat dipuja) dan haram untuk dimakan.
Tidak berapa lama datanglah pesanan kami, namun tiba-tiba tuang rumah meradang karna pesanannya memakai daging sapi. Sambil membentak orang suruhan resto ia menyuruh mengganti makanan yang sudah sempat dia buka. Bagi Amarji dan keluarganya kepercayaan dan pantangan tak boleh dilanggar! Begitu pula dengan kita bukankah haram mengonsumsi Babi???

PASCA SARJANA SEMESTER II

Alhamdulillah tidak terasa sudah dua semester aku lewati di Pascasarjana Unindra. Pencapaian yang tidak memuaskan di semester 1 semoga menjadi pemacu untuk lebih baik di semester 2 ini. Berikut aku ceritakan sedikit dosen-dosen yang mengampu mata kuliah yang diajarkan di semester 2 program studi bahasa Indonesia (bukan maksud mendeskriditkan atau melayangkan pandangan negatif, namun hanya sebagai pendapat pribadi dari seorang mahasiswa kepada dosennya bila ada yang tersakiti atau tidak menerima saya mohon maaf) adalah :
1. Tes Pengukuran yang diajarkan oleh : DR.Hj. Juniar Aji
Dosen ini dulu di semester 1 mengajar Teori Sastra. Gaya mengajarnya yang santai tapi mantap dulu aku senang sekali  ketika dia mengajar Teori Sastra. namun, ketika di semester 2 ini Beliau mengajar mata kuliah Tes Pengukuran, susah sekali menerima ilmu dari Beliau. Setahuku Beliau pelaku sejarah "Sastra Rawamangun"  juga menguasai tentang sastra, jadi ketika mengajarkan apa yang bukan bidangnya maka akan terasa hambar dan omong kosong. Rekan-rekan di kelas sudah menyampaikan keluhan pada sekretariat, namun karena sudah memasuki perkuliahan efektif maka sesal kami belum terealisasi. Setiap perkuliahan ada saja buku yang harus kami beli, bila sudah dibeli perkuliahan berikutnya tidak disentuh-sentuh malah akan ada lagi buku baru yang diperbincangkan. Total buku yang telah kami beli ada 6 buah buku WAH.... Bangkrut nih.
2. Metodologi Pengajaran Bahasa dan Sastra Indonesia dosen pengampu : Prof. DR. H. Achmad H.P.
Wah kalau yang ini benar-benar Inggris Minded deh. Semua buku yang beliau referensikan berbahasa Inggris. Waktu perkuliahan habis hanya untuk menerjemahkan isi buku. Memang luar biasa tegang, stres, pusing bila perkuliahan ini dimulai (maksud Beliau baik sih mengajarkan bahasa Inggris secara tidak langsung karena S2 memang harusnya sudah menguasai bahasa Inggris). Belum lagi bila hasil terjemahan kami salah dan kami ada sedikit canda atau bicara dengan teman, Beliau langsung saja menghardik. Ibarat kata perlakuan Beliau kepada kami layaknya kami ini anak-anak saja bukan sebagai pribadi yang dewasa. Padahal tangannya sudah bergetar tanda pernah mengalami stroke, awas Prof,. jangan suka  marah-marah nanti anfal lagi kan bahaya.
3. Membaca dan Menulis, dosen pengampu : Prof.DR.H.Achmad HP
Idem dengan pendapat mata kuliah di atas, karena pengajarnya sama tuh. Untungnya waktu perkulihan yang seharusnya sampai pukul 14.00 dimajukan oleh Beliau jadi pukul 13.00. Setiap perkuliahan berlangsung selain tegang, stres, juga LAPARRRR melanda seisi kelas. Beliau mengatur jadwal seperti itu karena harus mengajar di tempat lain. Kami senang-senang saja karena suasana stres tidak berlangsung lamaaa.... (seperti siswa saja yah, mudah-mudahan siswaku tidak ada yang seperti itu)
4. Sosiolingustik dosen pengampu DR.E.Zaenal Arifin
Dosen yang satu ini made in Tasikmalaya orang Badan Bahasa, jadi enak sekali penyajiannya. Selain ramah dan suka berguyo, dosen ini juga tidak pelit untuk berbagi ilmu bahasa dan informasi. Sayangnya Beliau tidak memberikan satu pun referensi yang bisa dijadikan acuan untuk menerima informasi tambahan. Satu-satunya referensi yang ada hanya tulisan Beliau di Power Point. Aku menjadikannya buku untuk mempermudah mempelajari mata kuliah ini, ternyata banyak teman-teman yang suka hasil karyaku (aku sih senang-senang saja artinya usahaku tidak sia-sia).
5. Metode Penelitian dosen pengampu : Prof. DR.  H.Sumaryoto 
kalau yang ini sudah tidak diragukan lagi deh kemampuannya. Walau mata kuliahnya susah dan memusingkan, namun dengan gayanya beliau memberikan nasihat bahwa hidup ini jangan dibuat pusing. Masalah tesis lihat saja yang sudah ada dan ubahlah tahun penelitian pasti ahsilnya beda. (TOP MARKOTOP)
Seperti biasa aku selalu menyimpan hasil karyaku agar tidak menjadi hilang, rusak atau dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Jadi TOLONG DIBANTU YAH

Back Home Pasien Covid

Good bye Wisma Atlet Hari ke-14 di Wisma Atlet "Menunggu Surat" Senin, 4 Januari 2021 Ini hari ke-14 di Wisma Atlet. Katanya kami ...